Rabu, 17 Jun 2026 03:14 WIB

Jual Alkohol ke Produsen Miras, Pemilik Toko Kimia Tersangka

  • Penulis :
  • | Selasa, 01 Mei 2018 10:05 WIB
Petugas melakukan penyegelan salah satu toko kimia
Petugas melakukan penyegelan salah satu toko kimia

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

jatimnow.com - Setelah menggeledah, menyegel dan memeriksa toko kimia di Jalan Kapas Krampung No 202 Surabaya, Penyidik Satreskrim Polrestabes, Surabaya akhirnya menetapkan pemilik toko sebagai tersangka.
 
Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan. Dikatakannya, pemilik toko itu berinisial AG.
 
Dari hasil pemeriksaan, AG terbukti menjual alkohol jenis ethanol dan methanol sembarangan. Hingga methanol yang dijualnya dengan mudah sampai ke produsen miras oplosan. 
 
Lanjut Rudi, AG-lah yang selama ini menjadikan toko kimianya jujugan produsen miras oplosan mematikan, yaitu Soedi (54) warga Bulak Setro Utara No 15 Bulak, Kenjeran Surabaya.
 
Soedi sendiri sudah ditetapkan menjadi tersangka, menyusul tewasnya tiga warga Pacarkeling IV, Tambaksari Surabaya beberapa waktu lalu. 
 
"Ini adalah komitmen kami memberantas miras oplosan mematikan sampai ke akar-akarnya. Untuk itu saya ingatkan, bagi toko-toko kimia di Surabaya, jangan coba-coba menjual methanol asal-asalan. Jika ngawur, kami tindak," tegas Rudi, Selasa (1/5/2018). 
 
Sebelumnya, setelah menggerebek rumah produksi dan menangkap Soedi sang produsen miras oplosan mematikan, Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung melakukan pengembangan. Salah satunya ke toko kimia milik AG pada Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 12.00 WIB.
 
Toko kimia milik AG itu digeledah kemudian disegel untuk kepentingan penyidikan. Dari toko milik AG ini, disita sisa alkohol, yang setelah diuji laboratorium ternyata ethanol dan methanol.
 
Penggeledahan dan penyegelan toko kimia milik AG ini bermula dari keterangan Soedi, sang produsen miras oplosan mematikan.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.