Kamis, 18 Jun 2026 05:03 WIB

Mayat Bayi di Ponorogo Diduga Sengaja Dikubur dalam Saluran Irigasi

Petugas mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan dalam saluran irigasi di Ponorogo
Petugas mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan dalam saluran irigasi di Ponorogo

jatimnow.com - Mayat bayi laki-laki yang ditemukan di saluran irigasi areal persawahan Dusun Kaponan 3, Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, diperkirakan berusia 8 bulan kandungan.

Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto mengatakan, dari hasil identifikasi lanjutan di rumah sakit, bayi itu diperkirakan berusia 8 bulan kandungan. Penyelidikan untuk mengungkap siapa ibu dari bayi tersebut, masih terus dilakukan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Organnya sempurna. Kira-kira usianya 8 bulan dalam kandungan," terang Arief, Kamis (30/1/2020).

Sedangkan dari hasil identifikasi di TKP, lanjut Arief, mayat bayi itu dibungkus kain kafan lalu dikubur dikubur dalam saluran irigasi sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Sebab saat ditemukan, kulit bayi juga sudah mulai terkelupas.

Baca juga:  Mayat Bayi Ditemukan dalam Saluran Irigasi di Ponorogo

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Tali pusarnya sudah terlepas. Kami belum bisa memastikan apakah bayi itu dipaksa lahir kemudian meninggal atau dibunuh setelah lahir. Karena hasil autopsi belum keluar," jelas Alumnus AKPOL Tahun 2001 ini.

Arief menambahkan, jasad bayi sudah berada di Kamar Mayat RSUD dr. Harjono Ponorogo untuk dilakukan autopsi.

"Kami mendatangkan Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi itu," tambah Arief.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Mayat bayi itu ditemukan warga setempat saat melakukan kerja bakti untuk membersihkan saluran irigasi. Warga yang saat itu penasaran dengan bungkusan kain, lalu membukanya.

Saat bungkusan kain kafan dibuka, ternyata berisi mayat bayi. Setelah itu, warga melapor ke aparat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Mlarak. Setelah itu, Tim Inafis Polres Ponorogo ke lokasi untuk melakukan identifikasi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.