Kamis, 18 Jun 2026 19:19 WIB

Ini Pemicu Banjir Lumpur di Lereng Gunung Ijen, Bondowoso

Sejumlah rumah warga rusak akibat banjir lumpur di lereng Gunung Ijen, Bondowoso
Sejumlah rumah warga rusak akibat banjir lumpur di lereng Gunung Ijen, Bondowoso

jatimnow.com - Pemicu terjadinya banjir lumpur yang menerjang perkampungan di lereng Gunung Ijen, disebut dipicu hutan gundul akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng gunung itu pada medio 2019 lalu.

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Bondowoso Ayib Rasyidi mengatakan, banjir yang melanda dua dusun di Desa Sempol, Kecamatan Ijen itu, diawali dengan hujan deras yang terjadi di wilayah hulu.

Baca Juga: Banjir Surut, Lumpur Tutup Akses Jalan di Tulungagung

Wilayah hulu yang dimaksud adalah kawasan Pegunungan Ijen. Di sana, pada Tahun 2019 kemarin terjadi kebakaran hutan dan lahan dengan dampak ratusan hektar, sehingga hutan menjadi gundul.

Baca juga:  

Baca Juga: Mengejutkan, Air Hujan di Desa Sumberkemuning Bondowoso Mengandung Mikroplastik

"Hutan yang gundul di wilayah Pegunungan Ijen menjadi faktor terjadinya banjir bandang di Desa Sempol, Kecamatan Ijen," sebut Ayib, Rabu (29/1/2020) malam.

Berdasarkan data yang dimiliki BPBD Bondowoso, di kawasan Pegunungan Ijen diguyur hujan dengan intensitas lebat terjadi sejak, Selasa (28/1/2020) kemarin. Disusul dengan hujan deras yang terjadi siang tadi.

Baca Juga: Tanam Perdana Kopi Arabika di Bondowoso, PTPN I Gairahkan Ekonomi Lokal

"Dari data yang kami terima di kawasan hulu, terjadi hujan lebat mulai kemarin. Ditambah hujan yang cukup deras siang tadi, sehingga tanah tergerus air dan terbawa air ke rumah-rumah warga," ungkapnya.

Akibat banjir lumpur itu, 200 hingga 250 kepala keluarga (KK) terdampak. Beberapa mengungsi ke rumah tetangga dan keluarga. Sementara petugas gabungan dari BPBD, Polri, TNI, Basarnas, pemerintah daerah setempat hingga relawan telah mendirikan posko tanggap bencana dan menyiapkan tempat pengungsian warga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.