Rabu, 17 Jun 2026 00:02 WIB

Sindikat Bandit Motor dan Penadah asal Surabaya Digulung di Mojokerto

Tiga dari lima sindikat pencuri motor dan penadah saat didiring anggota Polres Mojokerto
Tiga dari lima sindikat pencuri motor dan penadah saat didiring anggota Polres Mojokerto

jatimnow.com - Dua bandit pencuri motor dan handphone (HP) di Dusun/Desa Kembangsri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, akhirnya ditangkap. Selain itu, polisi juga menangkap tiga orang penadah barang hasil kejahatan dua bandit tersebut.

Dua bandit itu bernama Abdul Kholik (30), warga asal Kalianak, Surabaya yang berperan sebagai eksekutor dan Irwan Priyanto (33) warga asal Bubutan, Surabaya selaku joki. Kedua bandit ini ditembak kakinya oleh Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Setelah menangkap kedua bandit, tim tersebut akhirnya menangkap tiga penadah yaitu Mahfud (30) asal Krembangan, Surabaya serta Mat Kusaeri (45) dan Sahid (33) Asemrowo, keduanya asal Asemrowo, Surabaya.

Kapolres Mojokerto AKBP Feby Hutagalung mengatakan, kedua pelaku berkeliling mencari sasaran dari Surabaya menuju Sidoarjo, lalu mendapat sasaran di Ngoro.

Sindikat pencuri motor dan penadah asal Surabaya digulung Tim Unit Resmob Satreskrim Polres MojokertoSindikat pencuri motor dan penadah asal Surabaya digulung Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto

"Kedua pelaku menggunakan motor untuk mencari sasaran. Keduanya menyasar orang yang terlelap tidur di warung-warung dan rumah," terang Feby, Rabu (29/1/2020).

Baca Juga: Viral Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga di Probolinggo, Ini Faktanya

Feby menambahkan, di TKP Ngoro, kedua pelaku berhasil menggasak handphone dan motor Suzuki Satria FU milik Muhammad Fernando, yang saat itu tengah tertidur lelap.

"Aksi kedua pelaku di TKP itu terekam CCTV. Dari rekaman yang kami lihat, keduanya hanya butuh waktu dua menit untuk mencuri motor dan HP korban," beber mantan Kapolres Lamongan ini.

Alumnus AKPOL Tahun 1999 ini menjelaskan, berdasarkan laporan korban dan rekaman CCTV yang dikantongi, timnya berhasil mengidentifikasi kedua pelaku. Saat disergap, kedua terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melawan petugas dan melarikan diri.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Demi keselamatan petugas di lapangan, pelaku dilakukan tindakan tegas di bagian kaki," ungkapnya.

Dua pelaku pencurian dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan ketiga penadah dijerat Pasal 480 KUHP tentang penadahan. Sedangkan satu orang penadah, masih diburu dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.