Jumat, 19 Jun 2026 16:57 WIB

Jembatan Wisata BJBR Kota Probolinggo Ambruk, 7 Wisatawan Terperosok

Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Probolinggo saat mengecek ke Wisata BJBR
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Probolinggo saat mengecek ke Wisata BJBR

jatimnow.com - Sebanyak 7 wisatawan di Wisata Bee Jay Bakau Resort (BJBR) Kota Probolinggo terperosok saat melintasi Jembatan BJ Mart tersebut. Jembatan itu ambruk diduga akibat kelebihan beban.

"Yang melintas saat itu ada 12 orang dewasa terdiri dari guru TK dan wali murid. Untuk anak-anak tidak ada. Namun yang terjatuh ada 7 orang, sedangkan yang 5 sudah sampai duluan ke lokasi sportnya," terang Manajer Marketing Communication BJBR, Stevie Husen, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Menurutnya, kapasitas ideal jembatan itu adalah 150 kilogram. Namun saat itu, wisatawan bertumpuk sekitar 12 orang, sehingga diduga beratnya melebihi kapasitas ideal.

"Kejadian ini tidak sampai terjadi korban jiwa," tegasnya.

Husein menyebut bila jatuhnya 7 wisatawan itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wib, Selasa (21/1/2020).

"Untuk wisatawan yang jatuh sudah kami evakuasi dan kami tangani secara medis. Termasuk ada satu dari mereka dalam kondisi hamil dan sudah kami USG kan juga. Semuanya baik-baik saja," jelasnya.

Tangkapan layar video 7 wisatawan terperosok akibat Jembatan Wisata BJBR Kota Probolinggo ambrukTangkapan layar video 7 wisatawan terperosok akibat Jembatan Wisata BJBR Kota Probolinggo ambruk

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

Meski peristiwa itu terjadi Selasa, tetapi baru beredar di media sosial pada hari ini atau Kamis (23/1/2020). Mendapati peristiwa itu, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Probolinggo langsung menuju lokasi kejadian.

Kabid Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Probolinggo Pramito Legowo meminta pengelola BJBR untuk bisa memasang papan rambu di setiap spot yang ada. Sehingga wisatawan yang ada akan memahami aturan di setiap lokasi.

"Kami juga meminta agar diberi pemandu wisata sehingga tidak terulang kejadian seperti ini lagi," tutur Pramito.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Pramito mengaku akan terus melakukan koordinasi dan pamantauan dengan pihak terkait untuk bisa melakukan pengawasan lebih ketat lagi.

"Termasuk soal izin dari setiap lokasi wisata yang ada," ucapnya.

Menyusul peristiwa itu, pengelola wisata langsung memasang jembatan kayu baru, setelah jembatan tersebut ambruk.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.