Senin, 22 Jun 2026 00:26 WIB

Mengenal Nina, Aktivis Lingkungan Cilik asal Gresik

Aeshnina Azzahra saat bertemu Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof (Foto: Tangkapan layar video DW/Kedubes Jerman Indonesia yang beredar)
Aeshnina Azzahra saat bertemu Duta Besar Jerman untuk Indonesia Peter Schoof (Foto: Tangkapan layar video DW/Kedubes Jerman Indonesia yang beredar)

jatimnow.com - Aeshnina Azzahra, seorang pelajar SMP Negeri 12 Gresik yang juga pemerhati lingkungan, berkunjung ke Kedutaan Besar (Kedubes) Jerman di Jalan MH Thamrin 1, Menteng, Jakarta.

Informasi yang didapat jatimnow.com, pelajar berumur 13 tahun itu datang ke Jakarta pada Selasa (21/1/2020). Aeshnina Azzahra ditemani Dr. Daru Setyorini, ibunya untuk memenuhi undangan dari Duta Besar (Dubes) Jerman untuk Indonesia Peter Scoof.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Pertemuan itu merupakan respon atas surat yang dikirim oleh Nina-sapaan akrab Aeshnina Azzahra, yang ditujukan kepada Kanselir Jerman Angela Marker beberapa waktu lalu.

Dalam surat yang ditandatangani Nina beserta 200 temannya itu, Nina melakukan protes keras yang intinya menolak impor sampah plastik ke Indonesia dari beberapa negara maju di Amerika dan Eropa.

Nina, aktivis lingkungan cilik asal Gresik (Foto: Tangkapan layar video DW/Kedubes Jerman Indonesia yang beredar)Nina, aktivis lingkungan cilik asal Gresik (Foto: Tangkapan layar video DW/Kedubes Jerman Indonesia yang beredar)

"Saya menyampaikan kepada Peter Scoof bahwa permasalahan sampah di Indonesia sudah sangat rumit. Jadi saya berharap agar negara-negara maju tidak ikut menambah beban sampah di Indonesia," ucap Nina dalam video yang beredar di Grup Facebook Info Gresik, seperti dilihat jatimnow.com, Kamis (23/1/2020).

Lebih lanjut Nina menceritakan bahwa dalam pertemuannya dengan Peter Schoof, dirinya juga banyak berdiskusi mengenai permasalahan sampah plastik yang menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan lingkungan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Nina juga berharap dari pertemuan ini bisa menjadi perhatian bagi negara-negara maju khususnya Jerman untuk memberhentikan pengiriman sampah ke Indonesia.

"Semoga permasalahan impor sampah ini segera ada solusi," lanjut Nina.

Aksi protes Nina terhadap impor sampah ini bukan pertama kali dilakukan. Pada Juli 2019, dirinya dan temannya Scheherazade Fihi Ma Fihi (12) beserta 50 aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam Ecological Observation and Wetlands Concervation (Ecoton) menggelar aksi protes di Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Dalam aksinya itu mereka membuat replika ikan dengan perut yang terisi oleh beragam jenis sampah.

"Selain aksi, kami juga mengirim surat protes kepada Donald Trump selaku Presiden Amerika," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.