Minggu, 21 Jun 2026 02:43 WIB

Akun Pencatut Foto YouTuber Blitar yang Hina Polisi Akhirnya Ditangkap

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 23 Jan 2020 16:17 WIB
Akun pemuda di Blitar yang menghina dan menantang polisi
Akun pemuda di Blitar yang menghina dan menantang polisi

jatimnow.com - Laporan DSA (20) YouTuber asal Blitar yang menjadi korban akun Facebook Diaz Diaz kepada Satreskrim Polres Blitar ditindaklanjuti dengan menangkap seseorang.

Tersangka berinisial TGP (25), warga Binangun, Kabupaten Blitar telah ditangkap polisi. TGP diketahui sengaja mencatut nama dan foto milik DSA.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Baca juga:  

Melalui akun Facebook itulah, TGP lalu menghina polisi ketika membagikan postingan tentang tuntutan yang diterima ZA, pelajar asal Malang yang membunuh begal ketika hendak memperkosa pacarnya.

"Korban (DSA) ini merasa bahwa foto pribadinya dijadikan foto profil akun Diaz Diaz itu kemudian dipakai untuk menebarkan kebencian. Salah satunya menebarkan kebencian terhadap institusi. Korban ini lalu merasa dirugikan," kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Effendi, Kamis (23/1/2020).

Ia menjelaskan, pasca penghinaan ini muncul, polisi lalu mengamankan pria yang fotonya dipasang di profil Diaz Diaz yakni DSA. Ternyata setelah dimintai keterangan, DSA justru mengaku sebagai korban.

Ini terbukti ketika polisi mengamankan dua ponsel milik DSA. Akun Diaz Diaz tersebut masih aktif meski ponsel DSA dalam keadaan mati.

"Ternyata ada orang lain yang menggunakan nama Diaz Diaz. Sehingga Dias yang asli ini merasa dirugikan karena dia sendiri dimarahi banyak orang," ujarnya.

"Dias ini kena imbas dari kegiatan yang dilakukan oleh TGP ini. Dia (TGP) ini sudah sering menggunakan akun itu untuk membuat konten-konten yang nggak jelas sehingga merugikan orang lain. Apalagi menggunakan foto dan nama Dias sehingga seolah-olah Dias yang asli ini pelakunya," tambahnya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Polisi saat ini masih mempelajari motif yang melatarbelakangi TGP mencatut foto Dias untuk aktivitas menebar kebencian di Facebook.

"Sebenarnya bukan masalah institusinya tetapi karena ada orang yang dirugikan. Kami sedang selidiki lebih lanjut (motifnya)," tukasnya.

Sebelumnya sebuah akun Diaz Diaz mendadak jadi perbincangan usai mengunggah konten berupa ujaran kebencian di sebuah grup Facebook.

Akun tersebut membagikan postingan tentang tuntutan yang diterima ZA, pelajar asal Malang yang membunuh begal ketika hendak memperkosa pacarnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Ketika membagikan pada tanggal 20 Januari 2020 pukul 10.21 Wib, akun Diaz Diaz juga menuliskan caption yang intinya menyamakan polisi dengan binatang. Bahkan akun tersebut juga menantang polisi.

Akun Diaz Diaz membagikan postingannya di grup Jual Beli Motor Blitar. Setelah mengunggah postingannya, akun tersebut lalu merubah captionnya. Tercatat pada pukul 11.10 Wib atau sekitar 59 menit kemudian, ia menyunting captionnya.

Postingan yang sebelumnya menghina dan menantang polisi lalu berubah. Ujaran kebencian itu lalu diubah hanya bernada protes.

Lantaran akun itu berfoto DSA, Satreskrim Polres Blitar sempat mengamankan DSA untuk dimintai keterangan. Tapi setelah pemeriksaan, DSA justru menjadi korban akun palsu tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.