Minggu, 21 Jun 2026 10:32 WIB

Siswa SMP Sidoarjo ini Belajar Kematian di Museum Etnografi Unair

Kunjungan siswa ke Kuseum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Universitas Airlangga
Kunjungan siswa ke Kuseum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Universitas Airlangga

jatimnow.com - Ratusan siswa kelas VII SMP Al Falah Deltasari Sidoarjo kunjungi Museum Etnografi dan Pusat Kajian Kematian Universitas Airlangga (Unair).

Para siswa diajak belajar konsep kematian terutama dari segi budaya. Saat berkunjung ke museum tersebut, diketahui Indonesia memiliki keragaman budaya terkait kematian.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Dalam mata pelajaran IPS, terdapat tema tentang memahami kehidupan masyarakat Indonesia pada masa pra aksara," kata guru pengampu mata pelajaran IPS sekaligus penanggungjawab program Kunjungan ke Museum, Gatot Purwanto dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (22/1/2020).

"Dan lewat kunjungan ke museum secara langsung ini, maka diharapkan siswa mampu mendapatkan gambaran utuh dan konkret bagaimana kebudayaan seputar kematian yang ada di tiap suku bangsa di Indonesia,” imbuhnya.

Diketahui juga bahwa di zaman pra aksara tepatnya di periodesasi megalitikum, manusia sudah mengenal kepercayaan.

Diantaranya menyembah kekuatan gaib yakni animisme (mempercayai bahwa benda-benda mati / tidak bernyawa memiliki kekuatan gaib) dan dinamisme (mempercayai bahwa benda-benda hidup/ bernyawa memiliki kekuatan gaib).

Selain itu mereka mempercayai bahwa kematian bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, namun sebuah era perjalanan kehidupan yang baru.

Di era ini, masyarakatnya juga sudah memiliki tradisi ritual tertentu saat terjadi kematian.

Baca Juga: BTN Gandeng UNAIR, Perkuat Literasi Finansial dan Ekosistem Kampus Digital

"Salah satu budaya yang berkembang di era tersebut adalah berupa tradisi yaitu upaya mengawetkan jenazah orang-orang yang mati," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa tradisi dan bentuk budaya prosesi kematian dan bagaimana memperlakukan seseorang yang meninggal sesuai periodesasi masa pra aksara sudah dijelaskan dalam pelajaran di kelas.

Namun dengan melihat langsung ke museum, diharapkan pembelajaran lebih dipahami oleh siswa.

"Biar siswa lebih memahami, belajar lebih nyata dan tidak sekedar membayangkan saja," lanjutnya.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Kunjungan ke Museum Etnografi disambut antusias ratusan siswa tersebut. Mereka terlihat penasaran dengan aneka koleksi tulang belulang manusia yang ada.

Selain itu, para siswa juga terlihat serius memperhatikan penjelasan mengenai keanekaragaman budaya kematian yang ada di Indonesia.

"Sempet merinding sih pas mau masuk ke museum, tapi pas masuk dan mendapat penjelasan dari petugas museum saya jadi senang. Karena ternyata tradisi kematian tiap daerah berbeda- beda," ujar salah satu siswa, Salwa.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.