Jumat, 19 Jun 2026 17:40 WIB

Wow, Buah Alpukat di PIOS Bisa Laku 2 Ton Hanya dalam Empat Hari

H Imam Arifin salah satu penjual buah alpukat di PIOS sedang menata dagangannya
H Imam Arifin salah satu penjual buah alpukat di PIOS sedang menata dagangannya

jatimnow.com - Jadi jujukan utama para pedagang dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan sekitarnya, Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) menyediakan buah dan sayur berkualitas. Salah satunya adalah buah alpukat.

Pemilik lapak buah alpukat, H Imam Arifin mengaku dirinya mampu menjual sebanyak 2 ton dalam waktu empat hari. Menurutnya, buah alpukat yang dijualnya adalah buah pilihan dengan kualitas terbaik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pria yang akrab dipanggil Muarfin itu mengungkapkan bahwa jenis yang dijualnya adalah alpukat mentega. Buah tersebut didatangkan dari Jember dan Bondowoso.

"Tiga atau empat hari sekali kirimannya datang menggunakan mobil pikap. Kalau kapasitasnya sekitar 2 sampai 2,5 ton," katanya, Sabtu (18/1/2020).

Ia menjelaskan, buah alpukat tersebut nantinya dibagi dalam dua kategori. Kategori pertama adalah Kelas A, yakni alpukat dengan isi 3 sampai 4 biji yang dibanderol dengan harga Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau Kelas B isinya 5 sampai 6 buah dan harganya sekitar Rp 6 ribu sampai Rp 7 ribu per kilonya," ujarnya.

Untuk menjaga kualitas dagangannya, Muarfin sengaja menyewa pikap saat melakukan pengiriman. Hal ini dikarenakan karakter buah alpukat termasuk golongan buah yang mudah rusak.

"Kalau menggunakan truk biasanya bercampur dengan buah lain sehingga resiko rusaknya tinggi. Kalau mobil pikap lebih aman, jadi ketika sampai di PIOS kulit alpukat tetap mulus. Pelangganpun senang," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.