Kamis, 11 Jun 2026 08:36 WIB

Kapolda Jatim, Gubernur dan Pangdam V Brawijaya Jamin May Day Aman

Kapolda Jatim, Gubernur, dan Pangdam V Brawijaya saat berdialog di salah satu TV swasta.
Kapolda Jatim, Gubernur, dan Pangdam V Brawijaya saat berdialog di salah satu TV swasta.

jatimnow.com - Menjelang peringatan Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2018, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengajak para pekerja, buruh dan pengusaha untuk menjaga kekompakan, agar hubungan industrial tetap kondusif.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Ngopi (Ngobrol Pintar) Bareng Pakde Karwo, menjelang peringatan Hari Buruh (Mayday) di salah satu televisi swasta di Surabaya, Minggu (29/4) malam. 

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

Kekompakan hubungan tersebut merupakan cara terbaik didalam menumbuhkan kepercayaan kepada industri, iklim usaha dan investasi.

Pemprov Jatim akan siap memfasilitasi keinginan atau keluhan dari buruh kepada pengusaha dan pemerintah pusat yang ingin kesejahteraan atau pendapatan buruh meningkat.

"Prinsipnya, kokompakan tersebut harus terus dijaga agar iklim usaha dan investasi di Jatim terus terjaga," terangnya.

 Pakde Karwo sapaan akrabnya menyatakan, bahwa pemerintah terus menyiapkan ruang untuk berdialog, berdiskusi dan merumuskan kebijakan bersama buruh untuk menemukan solusi yang diinginkan oleh buruh mulai dari pengupahan, penetapan upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) di Jatim.

 Pemprov Jatim lanjutnya, akan memperjuangkan kesejahteraan buruh sesuai dengan kewenangannya. Akan tetapi, jika kebijakan tersebut masuk kepada pemerintah pusat, Pemprov Jatim siap untuk menjembatani dengan cara mengirim surat rekomendasi atau konsep kepada kementrian terkait.

 "Kami akan bekerja memperjuangan nasib buruh sesuai dengan kewenangannya. Namun, jika keinginan buruh tersebut ditujukan kepada pemerintah pusat, kami akan dengan senang hati memfasilitasinya," imbuhnya.

 Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo yakin peringatan Hari Buruh pada Selasa 1 Mei 2018 mendatang akan berlangsung secara lancar, aman, damai.

 "Saya yakin Mayday besok akan berjalan lancar aman dan damai, karena bermacam kegiatan seperti istigozah, pertunjukan teaterikal dipertontonkan. Saya yakin buruh juga harus, membuat tim untuk merumuskan dan mendiskusikan kebijakan yang ingin diperjuangkan. Sehingga, selain demontrasi juga menghasilkan solusi kebijakan bagi seluruh buruh, pekerja dan pengusaha," tegasnya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Minta Pemudik Manfaatkan Buffer Zone Saat Antre Menyeberang

Dalam kesempatan sama, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Machfud Arifin SH bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman sepakat bahwa May Day yang akan berlangsung pada 1 Mei 2018 mendatang akan berjalan secara aman, damai, dan lancar.

Kapolda memastikan personel akan disiapkan secara baik. Ia berjanji, personelnya akan mengawal dan mendampingi buruh dari luar daerah yang akan masuk ke Tugu Pahlawan Surabaya sebagai tempat puncak peringatan di Jatim.

 Kondisi tersebut sudah dibuktikan pada peringatan Mayday tahun lalu yang berjalan cukup kondusif dan menginspirasi daerah lain, yakni dengan cara cara yang santun.

“Saya mendapat laporan, bahwa tahun ini kegiatan Mayday akan diisi dengan isitigozah dan pertunjukan teaterikal disamping menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Saya yakin buruh dan pekerja di seluruh Indonesia sangat bijaksana dalam menyampaikan aspirasi dan melakukan dialog bersama pemerintah,” ujar Kapolda Jatim.

 Sementara itu, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim Ahmad Fauzi SH M. Hum mengapresiasi kekompakan pemimpin Jatim mulai dari Gubernur, Kepolisian hingga TNI yang ikut peduli terhadap buruh.

Baca Juga: Kapolda Jatim Cek Pos Pam di Surabaya, Pastikan Layanan Mudik Berjalan Optimal

Terbukti, diberbagai kegiatan buruh selalu diajak untuk berdiskusi dan berdialog. Akan tetapi, lanjutnya, buruh masih melihat terdapat peraturan pemerintah yang masih belum memihak terhadap kesejahteraan dan pendapatan buruh yang tidak merata.

 Tak hanya itu, SPSI Jatim juga menyoroti adanya peraturan pemerintah yang mengizinkan adanya tenaga kerja asing di Indonesia yang bertolak bekalang dengan fakta yang ada, bahwa banyak dari masyarakat masih membutuhkan lapangan pekerjaan.

 Turut hadir pada Ngopi bareng Pakde Karwo tersebut diantaranya Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Ketua SPSI dan Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Timur.

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.