Minggu, 14 Jun 2026 13:44 WIB

Curi Perhiasan Emas Palsu, 2 Spesialis Bobol Rumah Dibekuk

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 15 Jan 2020 14:05 WIB
Barang bukti perhiasan emas palsu yang diamankan dari dua pelaku
Barang bukti perhiasan emas palsu yang diamankan dari dua pelaku

jatimnow.com - Muhammad Solikhin (27), dan Saiful Anam (25), dua pelaku pembobol rumah dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan.

Kedua tersangka asal Kelurahan Masangan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan itu ditangkap setelah mencuri perhiasan emas palsu dan sejumlah uang.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

"Kedua tersangka kami amankan karena mencuri perhiasan emas palsu dan uang dengan cara membobol rumah korban," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda, Rabu (15/1/2020).

Ia menyebut, kedua pelaku membobol rumah Makhmudin (36), yang merupakan tetangga kampung sendiri saat korban berkunjung ke rumah orang tuanya di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Korban baru menyadari rumahnya diobok-obok maling setelah pulang. Ia kaget melihat pintu belakang rumahnya terbuka dan rusak.

Baca Juga: Atasi Krisis, Polres Pasuruan dan PMII Kirim Air Bersih ke Desa Karangjati

"Korban yang curiga kemudian memeriksa isi rumah. Uang ratusan ribu dan beberapa perhiasan emas palsu seharga Rp 500 ribu hilang," ujarnya.

Korban kemudian melaporkan ke Satreskrim Polres Pasuruan. Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan.

"Kami menangkap kedua pelaku di pinggir jalan dekat rumahnya masing-masing. Setelah kami kembangkan, ternyata salah satu pelaku telah melakukan pencurian di tempat lain yakni Solikhin," ucapnya.

Baca Juga: Mengaku Anggota Intelejen, Pria Ini Ditangkap Polisi di Tulungagung

Dua rumah warga Kelurahan Masangan lain yang dibobol tersangka Muhammad Solkhin adalah milik Muslimin dan H Akhmad. Semuanya dilakukan pada Desember 2019.

"Di rumah korban Muslimin, tersangka mencuri dua pompa air dan dua dinamo listrik. Sedangkan di rumah korban H Akhmad, tersangka mencuri uang Rp 4 juta," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.