Jumat, 19 Jun 2026 12:34 WIB

Dua Jemaah Umroh Indonesia Meninggal, Ini Penjelasan Lion Air

Pesawat Lion Air/ foto dokumen
Pesawat Lion Air/ foto dokumen

jatimnow.com - Dua jemaah umroh atau penumpang pesawat Lion Air bernomor JT-085 meninggal dunia.

Pesawat yang berangkat dari Bandar Udara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi (JED) tujuan Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, pada Senin (13/1/2020) telah menjalankan standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Penerbangan JT-085 sudah dipersiapkan dengan baik. Lion Air mengoperasikan Airbus 330-300CEO registrasi PK-LEG, membawa 13 kru dan 257 penumpang atau tamu jamaah umroh. Kondisi kesehatan setiap tamu sudah mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan dengan menunjukkan dan melampirkan surat keterangan kelaikan terbang (fitness for air travel/ medical information)," tulis Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (15/1/2020).

Penerbangan ini berangkat pukul 18.20 waktu setempat (Time in Jeddah, GMT+ 03) dan dijadwalkan mendarat di Juanda pada hari berikutnya Senin (13/ 01), pukul 08.30 Wib.

Berkisar satu jam setelah lepas landas, pilot Lion Air JT-085 menginformasikan kepada petugas lalu lintas udara akan melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandar Udara Internasional Bandaranaike di Katunayake, 35 kilometer utara dari Kolombo, Sri Lanka (CMB) dikarenakan alasan medis.

"Terdapat satu tamu wanita bernama Saringa Albadiah yang segera membutuhkan pertolongan (need immediate medical assistance)," terusnya.

Awak kabin yang bertugas menjalankan tindakan sesuai prosedur dengan mengumumkan dalam kabin apakah terdapat dokter atau petugas medis serta membantu melakukan penanganan.

Dokter bersama awak kabin sudah memberikan pertolongan pertama. Dokter menyatakan meninggal dunia tamu tersebut ketika pesawat akan mendarat.

Petugas layanan darat di Bandaranaike bersama pengelola bandar udara dan pusat kesehatan bandar udara (port health) sudah mempersiapkan untuk melakukan pertolongan.

Lion Air JT-085 mendarat normal pukul 01.45 waktu setempat (Time in Colombo, Sri Lanka, GMT+5:30). Setelah posisi pesawat berada di landas parkir (apron), dua tamu laki-laki bernama Suwadi dan Amadulah juga membutuhkan penanganan medis.

Baca Juga: Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia

"Seluruh pihak terlibat segera melakukan tindakan penanganan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Dari dua tamu laki-laki tersebut, satu tamu Suwadi dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis dan satu tamu Amadulah masih menjalani perawatan di rumah sakit," lanjutnya.

Lion Air menyampaikan rasa turut prihatin dan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya dua tamu jemaah umroh dimaksud.

Lion Air juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dokter dan awak kabin yang telah berupaya memberikan penanganan kepada tamu.

"Setelah proses penanganan selesai, Lion Air JT-085 mengudara dari Bandaranaike pada Senin (13/ 01) pukul 09.45 waktu setempat dan telah tiba di Bandar Udara Juanda pukul 16.30 Wib," tulisnya.

Lion Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

Baca Juga: Dua Kelompok Jemaah Asal Tulungagung Sedang Umroh Saat Perang Amerika-Iran

Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional.

 

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.