Senin, 22 Jun 2026 06:02 WIB

Cerita Guru Honorer asal Nganjuk Dipenjara Akibat Curi HP di Kediri

Guru honorer asal Nganjuk yang nekat mencuri HP diamankan di Mapolsek Plosoklaten, Polres Kediri
Guru honorer asal Nganjuk yang nekat mencuri HP diamankan di Mapolsek Plosoklaten, Polres Kediri

jatimnow.com - Seorang guru honorer sekolah dasar (SD) di Nganjuk, ditangkap warga setelah tepergok mencuri sebuah handphone (HP). Guru itu mencuri HP milik warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, saat antre membeli bakso.

Dari identifikasi polisi, guru honorer itu berinisial HWP (37), warga asal Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Akibat perbuatannya, ia harus mendekam di sel tahanan Polsek Plosoklaten, Polres Kediri.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

"Dari tangan tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa handphone dan motor yang digunakannya saat itu," kata Kapolsek Plosoklaten, AKP Sudarsono, Selasa (14/1/2020).

Sudarsono menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat korban antre membeli bakso. Korban meninggalkan handphonenya di dashboard motornya yang diparkir tidak jauh dari tempatnya mengantre. Saat itulah, pelaku datang kemudian langsung mengambil handphone tersebut dan kabur dengan menggeber motornya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Korban yang memergoki pelaku berteriak minta tolong," ujar Sudarsono.

Teriakan korban membuat warga sekitar membantu mengejar pelaku. Saat pengejaran, sejumlah warga berusaha menghalangi laju motor pelaku, hingga pelaku terjatuh dari motornya dan diamankan oleh warga. Setelah itu, warga menyerahkan pelaku ke polisi.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dalam pemeriksaan pelaku mengaku nekat mencuri handphone karena terdesak kebutuhan sehari-hari. Gajinya sebagai guru honorer SD jauh dari cukup. Namun, akibat perbuatannya, ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.