Minggu, 21 Jun 2026 21:56 WIB

Baru Saja Masuk Area Banjir, Mobil Amfibi ini Pilih 'Mundur Alon Alon'

Mobil Amfibi milik BPBD Gresik terpaksa 'mundur alon alon' menjauh dari pemukiman yang terdampak banjir
Mobil Amfibi milik BPBD Gresik terpaksa 'mundur alon alon' menjauh dari pemukiman yang terdampak banjir

jatimnow.com - Mobil Amfibi yang sedang viral milik Badan Penanggulangan Bencana Banjir (BPBD) Kabupaten Gresik, justru ditolak warga saat hendak masuk ke area pemukiman yang terendam banjir.

Penolakan mobil seharga Rp 1 miliar tersebut terjadi di Desa Iker-Iker Geger, salah satu desa yang paling parah berdampak banjir di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Bukan tanpa alasan warga menolak masuk Mobil Amfibi tersebut. Sebab, warga khawatir rumah mereka yang terbuat dari kayu dan bambu, malah ambruk setelah mobil itu masuk ke pemukiman.

"Ada sekitar 8 rumah warga yang rumahnya masih terbuat dari kayu dan bambu. Saat Mobil Amfibi melintas, air masih tinggi bisa menimbulkan gelombang yang lumayan kuat. Kami khawatir akibat gelombang itu rumah warga ambruk," kata Kepala Desa Iker-Iker Geger, Kristono, Jumat (10/1/2020).

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Mendapat penolakan warga, pengemudi dan sejumlah petugas BPBD memilih mundur pelan-pelan atau mundur alon alon. Sebagai solusinya, warga kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet.

"Akhirnya kami gunakan perahu karet saat melakukan evakuasi warga menuju kantor balai desa dan posko banjir yang terletak di pinggir jalan raya," tambah Kepala BPBD Gresik, Tarso Sagito.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Sekedar diketahui, Mobil Amfibi berwarna orange milik BPBD Gresik ini adalah mobil Mitsubishi New Triton GLS MT Double Cab 4WD yang kemudian dimodifikasi secara khusus sehingga memiliki daya tahan lebih di area banjir. Ketinggian mobil ini mencapai 2,5 meter dan berkapasitas 9 orang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.