Jumat, 19 Jun 2026 14:05 WIB

Musim Hujan, Penjualan Buah Durian Pasar Induk Osowilangun Meningkat

Mujiono, pedagang buah durian di PIOS
Mujiono, pedagang buah durian di PIOS

jatimnow.com - Musim hujan bagi para pedagang durian membawa berkah. Jika para pedagang buah lainnya mengalami penurunan saat musim hujan, namun pedagang durian justru menunjukkan peningkatan.

Mujiono, salah satu pedagang durian di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) mengatakan jika dagangan miliknya justru mengalami kenaikan di musim hujan. Ia menyebut jika durian merupakan salah satu buah yang dapat meningkatkan suhu badan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Musim hujan tentunya dingin. Banyak orang mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa menghangatkan tubuh. Salah satunya adalah buah durian," jelas Mujiono saat ditemui jatimnow.com, Jumat (10/1/2020).

Selain itu, musim hujan juga membuat durian lebih awet sehingga para pedagang tidak terlalu khawatir karena stoknya bisa bertahan lebih lama.

"Karena suhu lebih dingin, maka durian menjadi tidak mudah retak. Disimpan sebulan juga tahan," jelas pedagang asal Malang itu.

Selama ini Mujiono mendapatkan pasokan durian dari Bali dan Jember.

"Kalau yang dari Bali itu jenis durian montong. Sedang yang dari Jember itu jenis durian lokal," ujarnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari dua jenis durian tersebut durian lokal yang paling laris. Durian lokal ini dijual perbuah dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 40 ribu.

"Kalau montong jualnya perkilo Rp 45 ribu. Montong lebih mahal tapi lebih enak dibanding durian lokal," lanjutnya.

Di hari biasa, Mujiono mengaku mendapat kiriman satu truk durian setiap minggunya. Namun kini saat musim hujan, ia mengaku mendapat pasokan durian dari Bali dan Jember sebanyak dua truk.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Sekarang ramai jadi bisa mendatangkan dua truk per minggu," pungkasnya.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.