Jumat, 12 Jun 2026 12:34 WIB

2 Pembunuh Pria yang Mayatnya Ditemukan di Tol Kebomas, Gresik Dibekuk

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan foto korban
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menunjukkan foto korban

jatimnow.com - Teka-teki pelaku pembunuhan terhadap Muhammad Mulla (34), warga asal Sampang, Madura, yang mayatnya ditemukan di Tol Kebomas, Gresik, akhirnya terkuak. Dua dari delapan orang pelaku, ditangkap Satreskrim Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, kedua pelaku ditangkap di tempat berbeda. Untuk memburu para pelaku, Kusworo mengaku menerjunkan dua Tim Satreskrim Polres Gresik.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

"Satu pelaku kami tangkap di Sampang, Madura. Sedang satu pelaku lagi ditangkap di Kalimantan. Keduanya telah kami amankan dan akan dikonfrontir dulu," ujar Kusworo, Rabu (8/1/2020).

Dari data yang dihimpun, kedua pelaku yang sudah ditangkap berniasial S warga Sampang, Madura dan AR warga Kalimantan Tengah. Diduga masih ada 6 pelaku dari total 8 pelaku yang terlibat dalam pembunuhan Mulla itu.

Baca juga: 

"Informasi ada delapan orang (pelaku) menggunakan dua mobil, berangkat dari Sampang. Tapi masih kami konfrontir," tambah Kusworo.

Baca Juga: Polisi Ringkus 2 Maling Motor di Sidokumpul Gresik, Pelaku Sempat Ganti Warna Bodi

Ia menambahkan, kedua pelaku yang sudah diamakan saat ini masih belum pertemukan. Sebab kedua pelaku memiliki pengakuan yang berbeda.

"Kami masih memburu pelaku lainnya," tegas Alumnus AKPOL Tahun 2000 ini.

Setelah dibunuh, mayat Mulla awalnya ditemukan tanpa identitas. Mayatnya tergeletak dalam parit Tol Kebomas, sekitar pukul 05.40 Wib, pada Sabtu (28/12/2019). Mayat Mulla ditemukan telungkup dengan leher terlilit tali tambang.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Mayat tersebut ditemukan pertama kali seorang sopir bernama Suhari (60), warga Krembangan, Surabaya. Saat itu, Suhari hendak buang air kecil di KM 16.400 mengarah ke Romokalisari. Temuan itu dilaporkan ke petugas tol dan diteruskan ke polisi.

Pada dahi korban terdapat luka robek dengan diameter 3 sentimeter. Korban telanjang di bagian bawah, tapi bagian atas masih menempel baju. Di sebelah tubuh korban terdapat sebuah kantong berisi 3 batu akik, 1 keris dengan sarung, 1 koin tiara dewata, 1 koin 20 sen Australia, 1 siung babi, 1 ikat patahan lidi dan 1 kertas bertuliskan rajah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.