Senin, 15 Jun 2026 08:50 WIB

KNPI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Penghina Nabi Muhammad

  • Penulis :
  • | Sabtu, 28 Apr 2018 21:08 WIB
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur M Nur Arifin bersama Gubernur Jatim.
Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur M Nur Arifin bersama Gubernur Jatim.

jatimnow.com - Rendra Hadi Kurniawan, si penghina Nabi Muhammad SAW sudah diamankan polisi. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur berharap pelaku dihukum dan meminta masyarakat tak terprovokasi ujaran kebencian yang dilakukan Rendra.

Pelaku yang pernah menjadi kader Partai Demokrat ini ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto di rumahnya di kawasan Trawas, pada Kamis lalu. Kemudian pada hari itu juga diserahkan di Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Polda Jatim, karena tindak cepatnya mengambil respon dapat menahan masyarakat berbuat main hakim sendiri yang ujungnya tidak menyelesaikan masalah," ujar Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur M Nur Arifin saat dihubungi jatimnow.com, Sabtu (28/4/2018).

Arifin yang juga Plt Bupati Trenggalek ini mengatakan, aparat sudah mengambil langkah penanganan kasus tersebut.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu membuat suasana bertambah gaduh, dan mempercayakan penanganan proses hukum yang dilakukan aparat penegak hukum.

"Meskipun yang disampaikan (Rendra) kurang bijaksana dan menyakitkan, tapi saya rasa ada baiknya dilakukan pembinaan agar dia mendapat pemahaman yang lebih komprehensif," ujarnya.

KNPI sebagai wadah berkumpulnya berbagai organisasi masyarakat (ormas) kepemudaan. Arifin meminta anggota KNPI untuk mendukung langkah penegak hukum dalam menangani kasus ini.

"Jangan saling memprovokasi, tahan diri dan kita beri kesempatan bagi pihak yang berwajib untuk menangani," ujarnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Menurut dia, pihak penegak hukum pasti memiliki formula yang pas menangani kasus ujaran kebencian, penistaan agama yang dilakukan Rendra.

"Saya rasa pihak yang berwajib sudah punya formula yang pas. Jika proses yang sudah ada bisa membuat si pelaku menyadari dan belajar untuk lebih baik. Saya rasa itu tujuannya kita memberikan efek jera dalam bentuk hukuman apapun," jelasnya.

 

Reporter: Jajeli Rois

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Editor: Arif Ardianto

 

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.