Kamis, 11 Jun 2026 07:08 WIB

Wali Kota Risma Bagikan Tips Cegah Penculikan Anak

  • Penulis :
  • | Senin, 19 Feb 2018 13:40 WIB
Wali Kota Risma peduli anak
Wali Kota Risma peduli anak

SURABAYA:: jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengimbau kepada seluruh masyarakat Surabaya, khususnya para orang tua agar lebih waspada terhadap kasus penculikan anak. Maraknya kasus penculikan dan kekerasan terhadap anak membuatnya terus mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap para penculik anak.

Bahkan, Wali Kota Risma memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan oleh para orang tua untuk mengawasi dan melindungi anaknya. Pertama, kalau ada di rumah, agar pintu dan pagar selalu ditutup dan terkunci rapat. “Pantau terus anak sudah pulang sekolah atau belum. Terutama putra-putrinya yang dipegangi gadget atau HP, tolong diawasi," kata Wali Kota Risma, Senin, (19/02/18).

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Kedua, apabila menggunakan kendaraan bersama dengan anak dan tiba-tiba terjadi seperti ban bocor atau kendaraan ditabrak orang, maka anak-anak jangan sampai terlepas dari pengawasan. Karena itu kondisi yang dicari atau dimanfaatkan oleh para penjahat.

“Jangan sampai membiarkan ada orang lain yang membantu menyelamatkan dengan menggendong anak kita. Karena banyak kejadian anak yang langsung dibawa kabur,” paparnya.

Ketika sedang berjalan-jalan di luar rumah, lanjut Wali Kota Risma, usahakan untuk selalu menggandeng atau menggendong anak. "Jangan biarkan anak kita berjalan sendirian, ini akan lebih memudahkan penculik," ujarnya.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Disamping itu, wali kota yang akrab dipanggil Bu Risma ini juga berpesan kepada masyarakat agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar, mengingat predator anak masih bebas berkeliaran dimanapun. “Predator anak ada dimana-mana, mungkin saat ini juga bisa ada disekitar kita,” ungkapnya.

Menurutnya, fenomena yang terjadi tidak hanya kasus penculikan. Namun, sang penculik juga mencoba untuk menyakiti anak-anak. Wali kota juga berpesan, ketika masyarakat melihat ada anak yang sedang menangis atau ketakutan bersama orang dewasa, supaya masyarakat lebih peka untuk ditanyakan apa yang terjadi.

Wali Kota Risma menambahkan bahwa anak yang masih menempuh pendidikan SD ataupun SMP dengan usia dibawah 18 tahun masih tergolong anak-anak dan masih perlu dijaga. Menurutnya, menjaga anak-anak sama dengan menjaga titipan Tuhan. Jangan sampai anak-anak hancur, sebab kalau anak-anak hancur maka negara ini juga akan hancur.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

”Jadi harus dijaga putra-putri kita, untuk masa depan negara ini,” pungkas wali kota kelahiran Kediri tersebut.

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.