Selasa, 16 Jun 2026 14:56 WIB

Tebing Sungai Kali Lahar Kota Blitar Longsor, Satu Keluarga Mengungsi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 03 Jan 2020 16:56 WIB
Petugas gabungan memasang anyaman bambu untuk meminimalisir longsor susulan di Kali Lahar, Kota Blitar
Petugas gabungan memasang anyaman bambu untuk meminimalisir longsor susulan di Kali Lahar, Kota Blitar

jatimnow.com - Keluarga Judik yang tinggal di RT 04 RW 04, Kelurahan Kepanjen Lor, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar terpaksa mengungsi. Sebab, rumah tempat tinggal mereka terdampak longsor.

Rumah keluarga Judik berdiri di bantaran Kali Lahar. Bagian dapur dan kamar mandi rumahnya ambruk setelah tanahnya longsor. Demi keselamatan, Judik sekeluarga mengungsi ke rumah saudara.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

"Malam tahun baru pas hujan lebat, arus air deras terus menggerus tanah di belakang rumah. Setelah itu bapak ngabari saya, saya langsung lapor ke RT diteruskan ke Pemkot Blitar," kata Ari, anak Judik, Jumat (3/1/20).

Ari menambahkan, rumah kerabatnya cukup jauh dari bantaran Kali Lahar. Ia tak tahu apakah rumah itu akan kembali bisa ditempati atau tidak.

Baca juga:  Tebing Sungai Kali Lahar Kota Blitar Longsor, 13 Rumah Terancam

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Beberapa petugas gabungan mulai dari Pemkot Blitar, Polri, TNI dibantu warga membantu mengevakuasi barang-barang Judik sekeluarga. Petugas juga melakukan upaya jangka pendek dengan memasang anyaman bambu serta menumpuk karung berisi pasir.

Hal itu dilakukan untuk mencegah agar air hujan tak langsung mengalir ke tanah tepi sungai. Pantauan di lokasi, setidaknya ada 11 rumah lain yang terancam longsor.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

Warga di bantaran Kali Lahar diminta untuk selalu waspada terlebih jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Jika rumah yang ditempati berpotensi terdampak longsor, warga diminta segera mengungsi.

"Kami menghimbau kalau memang sudah mulai berbahaya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," sambung Kapolsek Kepanjen Kidul, Kompol Agus Fauzi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.