Minggu, 14 Jun 2026 21:26 WIB

Penculikan Bayi di Kediri Digagalkan, Pelaku Dihajar Warga

Bayi yang diculik berhasil direbut kembali oleh ayahnya
Bayi yang diculik berhasil direbut kembali oleh ayahnya

jatimnow.com - Aksi percobaan penculikan bayi di Kecamatan Ngaduluwih, Kabupaten Kediri, berhasil digagalkan. Seorang pria diduga pelaku penculikan berhasil ditangkap warga sekitar.

Belakangan diketahui, pria itu bernama Imam Sopi'i (42) warga Kelurahan Ngronggo, Kabupaten Kediri. Dia ditangkap warga setelah berusaha merebut bayi berusia empat bulan, anak penguasaan ayah ibunya, Musahwi (24) dan Nur Jazila (18).

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Tidak hanya ditangkap, pelaku bahkan sempat dipukuli warga yang emosi atas setelah mengetahui percobaan penculikan bayi tersebut. Pelaku kemudian diserahkan ke kepolisian dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

Menurut Musahwi, peristiwa itu terjadi pada Senin (30/12/2019) malam. Saat itu ia dan istrinya mengajak anaknya berjualan sate di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Karena gerimis, istri dan anaknya menunggunya sambil berteduh di musala, tak jauh dari lokasinya berjualan

 Imam Sopi'i, pelaku penculikan saat diamankan polisi Imam Sopi'i, pelaku penculikan saat diamankan polisi

"Istri saya menggendong anaknya berteduh di musala karena gerimis," terang Musahwi, Selasa (31/12/2019).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Tak lama kemudian, pelaku masuk ke dalam musala dan langsung berusaha merebut bayi dari gendongan Nur, istri Musahwi. Sontak Nur berteriak minta tolong, sehingga membuat Musahwi kaget. Ia langsung merebut kembali bayinya dari penguasaan pelaku. Setelah berhasil, Musahwi membanting pelaku.

"Anak saya direbut dan diseret-seret. Langsung saya ambil orangnya, saya banting. Dia kemudian lari," tambahnya.

Setelah pelaku berlari, warga yang juga mendengar keributan itu langsung mengejar pelaku dan berhasil menangkap pelaku. Setelah tertangkap, warga beramai-ramai mengajar pelaku.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sementara itu, Kapolsek Ngadiluwih AKP Muhlason menyebut, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

"Untuk motifnya masih kami dalami. Kami juga memerlukan keterlibatan ahli untuk mengecek kejiwaan dan kesehatan, pelaku," tandas Muhlason.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.