Jumat, 19 Jun 2026 00:19 WIB

Pergantian Tahun, Pemkot Tak Gelar Car Free Night di Surabaya

Car free night yang diadakan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu/ foto dokumen
Car free night yang diadakan Pemkot Surabaya beberapa waktu lalu/ foto dokumen

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak menggelar kegiatan Car Free Night pada pergantian Tahun 2019 ke 2020.

Diharapkan, masyarakat Kota Surabaya merayakan malam pergantian tahun di rumah masing-masing.

Baca Juga: Malam Tahun Baru di Surabaya Dirayakan Sederhana dengan Doa Lintas Agama

"Harapannya, masyarakat bisa merayakan dengan keluarga di rumah mereka, atau ke tempat ibadah, bisa juga dengan menggelar doa bersama," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Eko Agus Supiadi, Senin, (30/12/2019).

Pemkot juga mengajak warga kota untuk tidak hura-hura dan tidak melakukan hal-hal yang merugikan kepentingan umum, serta menjaga keamanan di sekitar tempat tinggal.

"Kami imbau masyarakat tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan sekitarnya, khususnya dalam rangka menyambut Tahun Baru 2020," ujarnya.

Kegiatan Car Free Night di Kota Surabaya, pertama kali diselenggarakan pada tanggal 31 Desember tahun 2013.

Di acara tersebut, masyarakat dihibur dengan beragam kegiatan mulai atraksi seni , musik patrol, Reog, Marching band, komunitas binatang.

Baca Juga: Mecel Bareng Mbak Wali, Rayakan Malam Pergantian Tahun di Ikon Baru Kota Kediri

Car Free Night digelar oleh Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya di Jalan Raya Darmo, Jalan Tunjungan, Jalan Panglima Sudirman dan Jalan Gubernur Suryo. Kegiatan tersebut dilaksanakan terakhir tahun 2014.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan libur natal dan tahun baru, Pemkot telah mengistruksikan semua jajaran di tingkat kelurahan dan kecamatan untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

"Jadi mereka jaga wilayahnya masing-masing, bekerjasama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas. Sebetulnya tahun lalu juga begitu, tapi tahun ini juga kita tingkatkan. Jangan sampai kita kecolongan," kata Wali Kota Risma.

Di samping itu, Wali Kota Risma juga mengimbau kepada seluruh warga Surabaya agar di malam perayaan tahun baru nanti, tidak ada konvoi-konvoi yang dapat merugikan masyarakat. Apalagi, hingga menyebabkan kecelakaan, sehingga merugikan diri sendiri dan keluarga.

Baca Juga: Mas Dhito Tegaskan Tak Ada Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru di Kediri

"Untuk seluruh warga Surabaya, saya berharap tidak ada konvoi, jangan sampai ada kecelakaan yang kemudian mengakibatkan penderitaan kita, penderitaan keluarga kita," harapnya.

Karena itu, pihaknya berpesan kepada seluruh warga Surabaya, agar di malam tahun baru nanti, lebih baik melakukan hal-hal yang lebih positif. Seperti, berkumpul bersama keluarga atau menggelar syukuran doa bersama.

"Mari kita bersama-sama bersyukur kepada Tuhan, karena sampai saat ini kita bisa berkumpul bersama keluarga," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.