Jumat, 19 Jun 2026 19:57 WIB

9 Bangunan Sekolah di Pacitan Rusak Akibat Kemarau Panjang 2019

Salah satu gedung sekolah di Pacitan yang mengalami kerusakan akibat kemarau panjang 2019
Salah satu gedung sekolah di Pacitan yang mengalami kerusakan akibat kemarau panjang 2019

jatimnow.com - Kemarau sepanjang Tahun 2019, ternyata menyisakan dampak kerusakan pada sejumlah bangunan termasuk sekolah di Pacitan. Tercatat, ada 9 bangunan sekolah mengalami keretakan.

Data yang didapat di lapangan, 9 bangunan sekolah itu terdiri dari 8 sekolah di bawah naungan dinas pendidikan (dindik) dan 1 sekolah di bawah naungan kementerian agama (kemenag). Pergerakan tanah sepanjang kemarau di Tahun 2019 disinyalir jadi penyebab retaknya bangunan sekolah itu.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Kasi Sarana dan Prasarana Dindik Pacitan Wahyono mengatakan, beberapa bangunan harus dikosongkan lantaran membayakan siswa dan pengajar.

"Setelah imbas bencana, lalu kita selalu melakukan update pendataan sekolah yang rusak dan di musim kemarau kali ini kita temukan baru," ujar Wahyono, Senin (30/12/2019).

Dia menyebut, 9 bangunan sekolah yang rusak itu tersebar di beberapa kecamatan, mulai gedung SD hingga SMP.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Dicontohkan Wahyono, seperti SMPN 1 Tegalombo yang mengalami pecah lantai memanjang. Kemudian SMPN 1 Pringkuku dengan dinding dan lantai retak, hingga ruang kelas di SDN Pagerkidul yang dikosongkan lantaran dinilai membahayakan.

Dia menambahkan, dari 8 sekolah di bawah naungan dindik, bakal diperbaiki tahun depan. Selain itu, perbaikan juga telah diusulkan mendapat bantuan dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Dirinya berharap, Januari 2020 proses lelang perbaikan seluruh sekolah tersebut bisa dimulai. Proses rehab juga diharapkan bisa berjalan cepat dan tak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.

"Akhir November 2019 kemarin sudah ada survei termasuk dari provinsi. Semoga cepat ditangani imbas rekahan tanah tersebut," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.