Kamis, 18 Jun 2026 18:54 WIB

Tutup Tahun 2019, Polda Jatim akan Fokus Pengamanan Pilkada 2020

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan pada anev akhir tahun
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan pada anev akhir tahun

jatimnow.com - Angka kecelakaan lalu lintas dan aksi kejahatan diantaranya pencurian, pembunuhan, trafficking, korupsi dan narkoba menurun di akhir tahun.

Ini disampaikan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan saat menggelar analisa dan evaluasi (anev) akhir tahun 2019 beserta jajaran pejabat polres se Jatim, yang berlangsung di Mapolda Jatim, Senin (23/12/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Untuk Direktorat Reserse Kriminal Umum, kesatuan ini berhasil memberi jawaban atas kepercayaan masyarakat yang mempercayakan penangan perkara terhadap pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, trafficking hingga pembunuhan. Dimana selama tahun 2018 jumlah perkara yang ditangani sebanyak 22.295 turun menjadi 17.305 perkara ditahun 2019," ujar Irjen Pol Luki Hermawan.

Sedangkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus yang membawahi tindak pidana korupsi, perkara tentang informasi dan transaksi elektronik, perdagangan, industry, perbankan, illegal logging, Juga berhasil mencatat kinerja yang memuaskan.

"Dari sekian banyak tindak pidana yang ditangani oleh Ditreskrimsus juga berhasil menuntaskan perkara yang signifikan. Dimana tahun 2019 dapat menyelesaikan 32 kasus siber," jelasnya.

Selain itu, Direktorat reserse narkotika dan obat-obat terlarang (Ditresnarkoba) mencatatkan sepanjang tahun 2019 juga berhasil mengungkap kasus narkoba dengan berbagai jenis yang signifikan.

"Kesatuan ini behasil mengugkap 5.596 kasus, dengan 6.950 tersangka yang sebagian besar sebagai pengedar," paparnya.

Untuk jajaran Direktorat Lalu Lintas atau Ditlantas juga berhasil mengerjakan tupoksinya dengan menurunkan angka laka lantas dan angka fatalitas akibat kecelakaan lalulintas.

"Tahun 2018 angka laka lantas sebanyak 22.231, kasus ditahun 2019 berhasil diturunkan menjadi 18.538 angka atau turun 16,61 persen. Sedangkan angka fatalitas korban meninggal dunia tahun 2018 sebanyak 4.662 jiwa pada 2019 turun menjadi 3.591 jiwa atau turun 22,97 persen," terangnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Untuk korban laka lantas ataupun pelanggaran lalu lintas masih didominasi masyarakat berprofesi karyawan atau swasta sebanyak 30.000 ribu lebih.

"Sedangkan pengguna roda dua merupakan pengendara yang paling dominan mengalami kecelakaan tahun ini," bebernya.

Sementara itu, Direktorat Polair Polda Jatim juga menorehkan prestasi sepanjang tahun 2019 ini. Hasil mambanggakan tersebut diantaranya telah berhasil mengungkap perikanan, pelayaran dan KSDA.

"Dari kasus tersebut Ditpolair berhasil menyelesaikan 48 kasus dari 60 kasus yang ada," kata Luki.

Sedangkan Direktorat Intelejen dan Keamanan juga mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan program yaitu, menerbitkan SKCK, rekom pemegang senjata api (senpi), rekom penggunaan bahan peledak (Handak), surat keterangan orang asing, pemberitahuan unjuk rasa (unras) dan surat pemberitahuan kegiatan masyarakat.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Selain itu, Luki Hermawan mengatakan meski tahun 2019 akan segera berlalu, namun tugas kepolisian di tahun 2020 sedang menanti diantaranya Pilkada 2020.

"Fokus kami pengamanan dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 dimana terdapat 19 Kota/Kabupaten yang melaksanakannya," ujarnya.

Tidak hanya itu, ia memprediksi kejahatan yang akan meningkat di tahun 2020 yakni kejahatan siber. Pasalnya berkaca dari hasil ungkap Direskrimsus Polda Jatim di tahun 2019 terdapat 32 kasus siber yang berhasil diungkap.

"Untuk antisipasi ancaman keamanan tahun 2020 Polda Jatim fokus pada kejahatan transnasional yakni peredaran narkoba dari luar negeri. Sekarang kejahatan Konvensional sudah beralih ke kejahatan Cyber," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.