Selasa, 16 Jun 2026 01:25 WIB

Mabuk dan Mesum, 14 Remaja di Kota Blitar Diangkut Polisi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 23 Des 2019 16:54 WIB
14 remaja mabuk dan mesum didata dan diberi pembinaan di Mapolres Blitar Kota
14 remaja mabuk dan mesum didata dan diberi pembinaan di Mapolres Blitar Kota

jatimnow.com - 14 remaja di Kota Blitar diamankan polisi setelah kedapatan mabuk akibat pesta minuman keras (miras) dan bermesraan atau mesum di tempat umum. Beberapa dari mereka diangkut dari seputaran Taman Keluarga Kebon Rojo.

Belasan remaja itu diamankan oleh Polres Blitar Kota dalam razia gabungan Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 02.00 Wib. Para remaja mabuk diciduk dari tepi jalan, sedangkan yang beradu asmara, dijaring dari seputaran Taman Keluarga Kebon Rojo.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Ini merupakan operasi cipta kondisi. Ada empat belas anak yang kita amankan," kata Kasat Binmas Polres Blitar Kota, AKP Endang Setiowati, Senin (23/12/2019).

14 remaja yang diamankan itu terdiri dari 5 putri dan 9 putra. Selain itu, polisi juga menyita dua botol miras jenis arak jowo, sisa pesta miras. Mereka lalu digiring petugas ke Mapolres Blitar Kota untuk didata dan dibina.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Untuk menimbulkan efek jera, polisi memanggil masing-masing orangtua sebelum mereka dipulangkan.

"Selain itu kami juga memberikan surat pernyataan yang isinya apabila mereka kembali tertangkap, maka akan diberikan sanksi," ujar Endang.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Endang mengimbau para orangtua untuk mengawasi pergaulan dan keberadaan putra-putrinya. Situasi jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 rentan terhadap anak yang ikut berfoya-foya.

Setelah didata dan dibina, 14 remaja yang terjaring razia itu membuat surat pernyataan yang disaksikan orangtuanya. Mereka kemudian dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.