Rabu, 17 Jun 2026 03:19 WIB

Cerita Keluarga Bripda Fredy, Siswa Brimob yang Tewas Tersambar Petir

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 17 Des 2019 18:51 WIB
Foto semasa hidup Bripda Fredy Kusbiantoro (kiri)
Foto semasa hidup Bripda Fredy Kusbiantoro (kiri)

jatimnow.com - Bripda Fredy Kusbiantoro, salah satu korban tewas akibat tersambar petir saat mengikuti latihan di Pusdik Brimob Watukosek, telah dimakamkan. Keluarga Fredy mengaku tidak ada firasat atas peristiwa itu.

Jenazah Fredy dimakamkan di kampung halamannya yaitu pemakaman umum Desa Simo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/12/2019). Upacara pemakaman dipimpin Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Fredy merupakan anak bungsu dari pasangan Lardi Wardoyo dan Sri Suryati. Keduanya baru mendapat kabar Fredy meninggal dunia empat jam setelah kejadian. Selain Fredy, dua siswa Brimob lainnya juga meninggal. Sedangkan beberapa di antaranya terluka.

Baca juga:  Jenazah Satu Siswa Brimob Tersambar Petir Disambut Tangis Keluarga

"Kami baru mendapatkan kabar sekitar pukul 17.30 Wib, Senin (16/12/2019)," kata Jatmiko, kakak ipar Fredy usai prosesi pemakaman, Selasa (17/12/2019).

Meski mendengar kabar itu, keluarga Fredy masih belum yakin. Sebab kabar yang mereka dengar bukan dari kepolisian, sehingga menurut mereka kabar itu belum valid. Kesedihan datang seiring dengan datangnya seorang anggota Bhabinkamtibmas Polsek Slahung yang datang ke rumah mereka dan memberikan kabar meninggalnya Fredy.

Prosesi pemakaman Bripda Fredy Kusbiantoro di PonorogoProsesi pemakaman Bripda Fredy Kusbiantoro di Ponorogo

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kami mendapat kabar jika adik saya meninggal karena tersambar petir. Ibu langsung syok sampai sekarang," jelasnya.

Sementara, Lardi Wardoyo, ayah Fredy mengaku sudah mengikhlaskan kepergiaan anaknya itu. Dia mengaku mendapat kabar meninggalnya Fredy dari menantunya.

"Namanya orangtua, ya sedih tentunya. Tapi mau gimana lagi, kami harus ikhlas menerimanya," ucap Lardi sambil menahan tangis.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sebelumnya, usai memimpin upacara pemakaman, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika mengatakan bila Fredy tersambar petir saat mengikuti kegiatan pendidikan dasar di Pusdik Brimob Watukosek, Pasuruan. Fredy dan dua temannya meninggal dunia setelah tersambar petir.

"Petir menyambar menyebabkan tiga anggota meninggal dunia, salah satunya Fredy. Dua jenazah korban lainnya juga sudah diantar ke rumah masing-masing," ungkap Ketut.

Menurut Ketut, untuk korban luka masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, tapi kondisinya berangsur stabil, meski masih dalam masa pemulihan trauma.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.