Senin, 15 Jun 2026 00:54 WIB

Universitas Brawijaya Matangkan Pembentukan Akademi Sepak Bola

  • Penulis :
  • | Jumat, 27 Apr 2018 10:20 WIB
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

jatimnow.com - Universitas Brawijaya (UB) Malang terus berupaya mematangkan konsep pembentukan akademi sepak bola sebagai salah satu wujud tri dharma perguruan tinggi dengan peduli terhadap dunia persepakbolaan di Tanah Air.

Rektor UB Malang Prof Muhammad Bisri di Malang, Jumat (27/4/2018) mengatakan pembentukan akademi sepak bola tersebut sebagai bentuk kepedulian perguruan tinggi di bidang olahraga.

"Saat ini UB masih mematangkan konsep sebelum meluncurkan akademi tersebut," katanya.

Ia mengemukakan UB pernah mendapatkan tawaran S2 sport management dari Selandia Baru untuk mempelajari dan menciptakan sport science dengan tujuan secara kolektif mewujudkan sebuah program latihan atau materi untuk meningkatkan daya saing dalam menghadapi sebuah pertandingan atau kompetisi.

Menurut dia, saat ini pihaknya masih menyiapkan infrastruktur pendukung. "Kami ingin membantu negara untuk mewujudkan sepak bola sebagai salah satu kebanggaan Indonesia dan pemersatu bangsa," ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, prestasi olahraga sepak bola juga bisa dibangun melalui kolaborasi tiga perguruan tinggi besar, yaitu UB, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Tiga perguruan besar ini membahas sport science bagi pemain sepak bola.

"Namun, yang pertama, ayo kita buat sekolah akademi sepak bola dulu sebagai wadah untuk mencetak pesepak bola andal, mumpuni dan berprestasi cemerlang agar bisa mendunia," katanya.

Sebelumnya Ketua PSSI Joko Driyono di hadapan para pejabat rektorat UB (Kamis, 26/4) menyampaikan keinginananya kepada perguruan tinggi untuk dapat melakukan kerja sama, seperti mendiskusikan sepak bola dalam perspektif dunia.

"UB akan membangun akademi, PSSI ingin berdampingan dengan universitas, khususnya dengan UB, karena esensinnya sepak bola sekarang 'talent is not enough', tapi juga harus menerapkan sport science. Kami sebagai pelatih dan pemain, jika bicara tentang sport science, biomekanik, kepelatihan, dan psikologi itu sulit. Kami sangat senang jika di kampus didiskusikan sepak bola dalam perspektif dunia," ujarnya.

Senada dengan Joko Driyono, Ketua panitia Trofeo Prof Candra Fajri Ananda mengatakan ada beberapa hal positif dari permainan sepak bola.

"Sepak bola mengajarkan bahwa terkadang permainan strategi dan kecepatan memang diperlukan. Namun dari itu semua, sportivitas lebih penting," ucapnya.


Sumber: Antara
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.