Jumat, 19 Jun 2026 08:05 WIB

Festival Shalawat Rebana Digelar, Ini Harapan Bupati Trenggalek

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membuka Festival Shalawat Rebana
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membuka Festival Shalawat Rebana

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membuka Festival Shalawat Rebana, yang diselenggarakan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Trenggalek, di Gedung NU Trenggalek.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Nur Arifin mengapresiasi upaya pemberdayaan ekonomi pondok pesantren (ponpes) melalui program "One Pesantren One Produk". Dalam program ini, setiap pesantren diharuskan mempunyai satu produk ekonomi.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Menurut Bupati Nur Arifin, dengan program tersebut, ponpes bisa maju berkembang dan perekonomian madrasah semakin kuat. Ia juga berharap apa yang sudah dikembangkan oleh ponpes bisa diperkuat dan melibatkan ponpes lain.

"Bisa melalui koperasi muslimat sehingga semua bisa merasakan manfaatnya," ujar Bupati Nur Arifin, Minggu (8/12/2019).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Trenggalek Hj. Zumrotun Nasihah menjelaskan, Festival Shalawat Rebana ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91 yang jatuh pada tanggal 22 Desember, sekaligus melestarikan budaya yang diwariskan para ulama.

"Intinya bukan mencari siapa pemenangnya, melainkan kita ingin Shalawat Rasul bisa terus dikumandangkan. Akan menjadi merugi bila kita tidak senantiasa mengumandangkan shalawat, padahal kita sangat menanti-nantikan syafaatnya di Yaumull Kiamah nanti," jelasnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Festival ini diikuti 12 peserta dari 14 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Kecamatan yang ada. Hanya dua PAC tidak mengirimkan perwakilannya, PAC Suruh dan Bendungan. Dengan festival ini diharapkan Muslimat NU Kabupaten Trenggalek semakin solid dan maju.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.