Selasa, 16 Jun 2026 23:18 WIB

IDAI: ASI Ekslusif dan Imunisasi Cegah Anak Terkena Pneumonia

Acara talkshow radio dan diseminasi media tentang imunisasi dan pneumonia
Acara talkshow radio dan diseminasi media tentang imunisasi dan pneumonia

jatimnow.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Paediatrician menyebut Air Susu Ibu (ASI) tidak boleh dihilangkan pada proses pertumbuhan anak mulai usia 0 sampai usia 2 tahun.

ASI merupakan kebutuhan penting guna menghindarkan anak-anak dari kondisi tidak sehat terhadap banyak penyebab termasuk pneumonia.

Baca Juga: Gerakan Mom Uung Sentuh Ibu Menyusui di Pulau Kangean

Data yang dimiliki IDAI dan Paediatrician, kasus kematian disebabkan pneumonia pada anak di bawah lima tahun di Indonesia pada Tahun 2015 mencapai 147 ribu anak.

Angka itu menempatkan Indonesia pada urutan ke delapan dunia. Di peringkat pertama ada India dengan penderita pneumonia, dengan 1,2 juta anak.

Rata-rata kematian akibat penyakit pneumonia atau yang lebih dikenal dengan radang paru-paru disebabkan bakteri virus dan jamur pada anak usia dua tahun ke bawah.

"Sebanyak 81 persen kematian pneumonia pada anak usia di bawah dua tahun," ujar anggota IDAI dan Paediatrician dr Dini Adityarini, SpA di sela acara talkshow radio dan diseminasi media tentang imunisasi dan pneumonia yang bertajuk Imunisasi: Sebuah Investasi dan Gaya Hidup Kekinian di Surabaya, Sabtu (7/12/2019).

Ia memaparkan pneumonia di Jawa Timur menempati urutan kedua setelah Necrotizing Enterocolitis sebagai penyebab kematian bayi.

dr Dini menyarankan agar ibu memberikan ASI eksklusif karena banyak manfaat. Selain imunitas alami, juga dapat menekan pengeluaran orang tua.

Menurutnya, ibu yang memberikan ASI eksklusif bisa membantu perencanaan vaksinasi. Terlebih vaksin yang tidak disubsidi pemerintah, seperti pneumonia.

Baca Juga: Lewat Buku Sang Bayi, Mom Uung dan dr Tiwi Bedah Panduan Menyusui

Anggaran yang seharusnya keluar sebagai pengganti ASI, bisa dialihkan ke biaya vaksin. Harga satu kali vaksin pneumonia misalnya, mencapai Rp 700 ribu.

"Itu diberikan empat kali, yakni pada anak usia dua bulan, empat bulan, enam bulan dan 15 bulan," ungkapnya.

Dengan pemberian ASI eksklusif, setidaknya itu lebih baik dalam melindungi bayi dari penyakit selain vaksinasi.

"Jadi ASI memberikan framing, memberikan dasar untuk imunitas pada bayi. Baik pada bayi sehat, maupun bayi sakit. Terutama pada bayi prematur," terangnya.

Baca Juga: Mom Uung Sapa Ratusan Ibu Hamil-Menyusui di Surabaya, Edukasi Pentingnya ASI

Mellyza Silvy, Dosen Literasi Keuangan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya mengatakan di era milenial dan modern sekarang ini menjadi sangat penting untuk berinvestasi dalam kaitannya dengan kesehatan.

"Saat ini investasi atau menabung bukan hanya sekedar untuk kebutuhan masa depan. Tetapi kesehatan juga menjadi bagian penting untuk sebuah keluarga, dan itu juga bisa dilakukan dengan cara menyisihkan dana. Ini bagian penting yang mulai menjadi trend," katanya.

Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia, Bambang Chriswanto mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus mendukung kampanye dengan memberikan pemahaman tentang pentingnya imunisasi itu.

"Tentunya dukungan tersebut bisa jadi dalam bentuk kehadiran kami pada kampanye-kampanye atau aktivitas-aktivitas yang memberikan pemahaman tentang pentingnya imunisasi," kata Bambang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.