Senin, 15 Jun 2026 13:44 WIB

Serang Pemilik Rumah, Sarang Tawon Ndas di Blitar Dievakuasi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 05 Des 2019 12:26 WIB
Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon ndas di rumah warga Blitar
Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon ndas di rumah warga Blitar

jatimnow.com - Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon di rumah Edi Sunarto (47), di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 08.30 Wib, Kamis (5/12/2019).

Edi menghubungi call center pemadam kebakaran untuk meminta tolong agar petugas mengevakuasi sarang tawon yang menggantung di kuda-kuda kamar mandi.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Iya mas. Karena tadi malam pemilik rumah berencana membersihkan sarang tawon tapi gagal, karena tidak punya alat pelindung diri," kata Kasi Penanggulangan Bencana Kebakaran, Satpol PP Kabupaten Blitar, Tedi Prasojo.

Memang, Edi sempat mencoba menghilangkan sarang tawon itu, tapi ia justru diserang dan tersengat. Merasa resah dan tak mampu, ia lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sarang tawon yang menggantung cukup besar, kurang lebih seukuran kepala orang dewasa. Tawon yang menghuni sarang tersebut teridentifikasi tawon ndas atau tawon vespa. Tawon jenis ini dikenal mengganggu.

Begitu tiba di lokasi, petugas pemadam kebakaran melakukan survei. Setelah itu, dua orang petugas lalu menggunakan pakaian khusus dan memanjat tangga yang telah disiapkan sambil membawa sebuah karung.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Dengan cepat, petugas membungkus sarang tawon vespa tersebut menggunakan karung tersebut. Begitu terbungkus, sarang tawon itu lalu dijauhkan dari lokasi.

"Kami pastikan tawon ndas kami lumpuhkan agar tidak mengganggu warga yang lain," tutup Tedi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.