Selasa, 16 Jun 2026 06:13 WIB

Rawan Penyelundupan Miras, Polres Madiun Razia Bus dan Mobil Boks

Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya
Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya

jatimnow.com - Polres Madiun memberikan perhatian lebih terhadap mobil boks dan bus yang melintasi wilayahnya selama operasi Patuh Semeru 2018.

Penyebabnya, kendaraan tersebut berpotensi digunakan untuk menyelundupkan miras yang diduga dari Jawa Tengah ke wilayah Kabupaten Madiun.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Walaupun operasi tumpas narkoba semeru narkoba sudah selesai, kami tetap antisipasi miras," kata Kapolres Madiun AKBP I Made Agus Prasatya kepada jatimnow.com.

Ia menjelaskan, salah satunya tugas satuan lalu lintas ini mengemban tugas sebagai satgas preventif. Sehingga satgas lalu lintas akan berada di titik-titik pintu perbatasan di Madiun, dan akan memeriksa kendaran yang berpotensi mengangkut miras.

Ia menuturkan, biasanya kendaraan sengaja dimodifikasi agar dapat digunakan untuk menyelundupkan minuman keras atau miras ke Madiun.

"Kita akan tertibkan, sehingga betul-betul di Kabupaten Madiun zero miras. Sebab miras juga berpotensi menimbulkan laka lantas dan kriminalitas. Selain kendaraan, pengemudi yang mengonsumsi miras juga menjadi sasaran,"katanya

Baca Juga: Cegah Kenakalan Remaja, Polsek Geger Madiun Tekankan Pola Asuh dan Teladan Ortu

Sementara untuk bus, ia menjelaskan bukan rahasia umum lagi, jika bus sering ngeblong. "Madiun itu central. Makanya busnya sering ngeblong harus ditindak," tegasnya.

Made menuturkan, pada 2017 sebanyak 109 orang meninggal dunia di Kabupaten Madiun akibat kecelakaan lalu-lintas.

Oleh sebab itu, Polres Madiun terus melakukan upaya untuk menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu-lintas. Dalam operasi ini, lanjut Made, Polres Madiun juga melibatkan unsur dari TNI. Total jumlah anggota gabungan dalam Operasi Patuh 2018 Polres Madiun sebanyak 279 personil.

Baca Juga: Geger Paket Misterius di Depan Exit Tol Madiun, Isinya Berbahaya

Reporter: Mita Kusuma

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.