Sabtu, 13 Jun 2026 06:42 WIB

Sindikat Hacker Pembobol Kartu Kredit WNA, Polisi: Semua Lulusan SMK

Sarang sindikat hacker lulusan SMK di Jalan Balongsari Tama Blok C-1, Surabaya saat digerebek Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim
Sarang sindikat hacker lulusan SMK di Jalan Balongsari Tama Blok C-1, Surabaya saat digerebek Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim

jatimnow.com - Sindikat hacker pembobol kartu kredit dan spammer yang digerebek Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, di Surabaya, diotaki tersangka Hendra Kurniawan. Dalam praktiknya, ia merekrut 17 pemuda yang rata-rata lulusan SMK.

Oleh Hendra, 17 hacker didikannya itu diberi fasilitas mess dan gaji setiap bulan. Mereka diberi tugas dan peran masing-masing, mulai dari pengawas, tim spammer, tim domain, tim google developer, tim advertising dan programmer.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Para pelaku ini lulusan SMK, masih muda-muda dan punya kemampuan IT luar biasa," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Luki Hermawan dalam jumpa pers bersama Dirreskrimsus Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Kabid Humas Kombes Pol Frans Barung Mangera, Wadireskrimsus dan Kasubdit Siber Polda Jatim di Mapolda Jatim, Rabu (4/12/2019).

Baca juga:  

Luki menambahkan, para hacker muda yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tersebut akan dibina setelah menjalani hukuman.

"Diproses sesuai prosedur. Nanti kita akan pilah-pilah, kita arahkan ke jalan yang benar," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sindikat hacker pembobol kartu kredit dan spammer yang bersarang di sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Balongsari Tama Blok C-1, Surabaya itu, melakukan kejahatan di dunia maya lebih dari satu tahun. Mereka menyasar kartu kredit milik warga negara asing (WNA), seperti Amerika Serikat maupun Eropa.

Sepanjang beraksi, sindikat ini sudah mendapat hasil sekitar Rp 5 milliar.

"Tersangka Hendra yang merekrut anak-anak (tersangka lainnya) ini. Anak-anak ini masih muda semua," tambah Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

17 hacker lulusan SMK didikan Hendra itu berinisial AES, AEB, YM, MTP, DAB, PRS, DZ, CDAWK, ASP, GPW, HRP, AFM, MAF, HM, DA, MSN dan DP.

"Kalau berhasil di setiap transaksi, mendapatkan komisi 10 persen, ditambah gaji Rp 1 juta per bulan," bebernya.

Hendra dan timnua bekerja setiap hari di dalam ruko dengan kedok toko kelontong. Ruko itulah yang kemudian digerebek Tim Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim pada Selasa (3/12/2019) siang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.