Rabu, 17 Jun 2026 10:19 WIB

Diduga Depresi, Pria ini Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Brantas

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 26 Nov 2019 17:42 WIB
Korban ditemukan tewas terapung di Sungai Brantas
Korban ditemukan tewas terapung di Sungai Brantas

jatimnow.com - Saikhul Said (24) warga Dusun Koripan, Desa Bangle, Kanigoro, Blitar ditemukan tewas mengapung oleh warga di Sungai Brantas di bawah jembatan Glondong, Kelurahan Satreyan, Kanigoro, Selasa (26/11/2019). 

"Korban diduga meninggal dengan cara menceburkan diri ke Sungai Brantas. Hasil dari identifikasi Dokter Puskesmas Kanigoro serta identifikasi Polres Blitar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Misdi.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Ia menruskan, pihak keluarga korban mengaku jika Saikhul pergi dari rumahnya sejak Senin (25/11/2019). Korban pergi tanpa pamit sembari membawa sepeda motor sekitar pukul 09.00 Wib.

Sekitar pukul 14.00 Wib, warga lingkungan Glondong menemukan sebuah sepeda motor Honda Supra AG 6512 KAE dengan posisi masih menyala namun tak diketahui siapa pemiliknya.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Setelah diusut, ranmor tersebut atas nama keluarga korban.

"Dari keterangan kakaknya, korban pergi tanpa pamit dengan mengendarai sepeda motor karena marah dengan ibunya. Sebab saat korban tidur, kakinya terinjak oleh ibunya. Disamping itu, korban juga mengalami depresi mental sejak lama," ujarnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Kanigoro dan dibawa keluarga untuk dimakamkan.

"Keluarga tidak menghendaki korban untuk dilakukan autopsi," tukasnya.

Sebelum ditemukan tewas mengapung, korban sempat pamitan lewat status Facebook miliknya.
 
"Perjalanan kepedihan kesulitan kesusahan payahan telah saya dapat. Waktunya saya kembali. Lillahirobbi. Innalillahi wa inna ilaihirojiun. Orang yang pernah anda lihat sekarang akan terlewat. Akun yang anda buat hanyalah fiktif dan penulis akan menjalankan titahnya untuk mendapatkan kebebasan di akhiratnya kelak," tulis korban di akun Facebook Saikhul.
 
Unggahan pamitan itu diupload pada Jumat (22/11/2019) lalu pada pukul 03.40 WIB.
Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.