Jumat, 19 Jun 2026 19:59 WIB

Melihat Hasil Persilangan Mangga Kiojay Thailand & Gadung di Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 24 Nov 2019 12:11 WIB
Zaky Arista Kencana Putra, Sarjana Pertanian yang mengembangkan persilangan Mangga Kijoy dan Gadung di Ponorogo
Zaky Arista Kencana Putra, Sarjana Pertanian yang mengembangkan persilangan Mangga Kijoy dan Gadung di Ponorogo

jatimnow.com - Seorang pria lulusan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang asal Ponorogo membudidayakan Mangga Kiojay, varietas mangga yang dikembangkan di Thailand.

Sarjana Pertanian itu bernama Zaky Arista Kencana Putra (29), warga Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Di tangannya, Mangga Kiojay disilangkan dengan mangga jenis gadung.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya lakukan persilangan, yang bawah gadung, yang atas kiojay," terang Zaky, Minggu (24/11/2019).

Zaky menyebut, hasil persilangan itu bisa dipanen setelah dua hingga tiga tahun kemudian. Dan ketika panen perdana, buah mangga hasil persilangan itu masih sedikit.

"Satu pohon cuma empat sampai lima buah. Tapi setiap buahnya memiliki berat 1,7 kilogram sampai 2 kilogram lebih," jelas Zaky.

Buah mangga hasil persilangan Mangga Kiojay asal Thailand dan Gadung yang dikembangkan di PonorogoBuah mangga hasil persilangan Mangga Kiojay asal Thailand dan Gadung yang dikembangkan di Ponorogo

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Persilangan itu dilakukan Zaky untuk memberikan rasa manis khas mangga jenis gadung pada Mangga Kijoy yang memang berukuran jumbo. Hasilnya, mangga raksasa itu memiliki rasa manis layaknya mangga gadung, kesukaan masyarakat Indonesia.

"Isinya kecil, buahnya tebal. Banyak yang suka dan banyak orang ke sini mencari mangga kiojay hasil persilangan yang saya lakukan," paparnya.

Masih kata Zaky, buah mangga hasil persilangan yang ia lakukan, bisa berbuah di luar musim. Namun, harus dengan perlakuan khusus. Untuk perawatannya, dia mengaku sama saja dengan mangga jenis lain, yaitu dipupuk, siram dan pangkas jika waktunya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Bapak satu anak ini mengaku, mengga persilangannya itu banyak diminati warga dari berbagai kota mulai dari Madiun, Jombang, Bojonegoro, Tulungagung dan lainnya.

"Satu pohon bisa sampai menghasilkan buah empat kwintal sekali panen. Mangga ini memiliki harga jual per kilo Rp 25 ribu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.