Selasa, 16 Jun 2026 18:30 WIB

Kondisi Membaik, Santri Diduga Keracunan Ikan Tongkol Boleh Pulang

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 19 Nov 2019 18:39 WIB
Ponpes Darul Fikri Ponorogo
Ponpes Darul Fikri Ponorogo

jatimnow.com - Setelah menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo akibat dugaan keracunan ikan tongkol, 23 santri Pondok Pesantren Darul Fikri diperbolehkan pulang.

Baca juga: 

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Sebelumnya, ada  65 santri yang mondok di Desa Bringin, Kecamatan Kauman, dilakukan perawatan di RSUD dr Harjono Ponorogo.

Setelah menjalani rawat inap, 40 santri diperbolehkan pulang pada Senin (18/11) siang. Dan pada malam harinya, 2 santri diizinkan pulang setelah dinyatakan sehat oleh dokter yang merawatnya.

"Setelah visit dokter hari ini, semua pasien yang keracunan diperbolehkan pulang baik yang di ruang delima maupun ruang mawar," kata Humas RSUD dr Harjono, Suprapto, Selasa (19/11/2019).

Menurutnya, para santri yang diperbolehkan pulang oleh dr Wayan Mertha diminta untuk beristirahat total dan tidak boleh kekurangan cairan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Semua pasien keracunan harus istirahat total dan banyak minum air putih," ujarnya.

Pengasuh Ponpes Darul Fikri Ponorogo, Marlan mengatakan para santri yang telah selesai mendapatkan rawat inap diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

"Mereka boleh kembali ke rumah. Nanti kalau sudah sembuh betul baru balik ke pondok," kata Marlan.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Ke 125 santri Pondok Pesantren Darul Fikri keracunan diduga akibat makan tongkol goreng pada Minggu (17/11/2019) malam.

Dugaan keracunan dari ikan tongkol yang dimakan oleh para santri berdasarkan pengakuan pihak pemasak makanan ponpes yang mengaku jika ikan yang dimasak tersebut telah menghitam sebelumnya.

Polisi sendiri telah mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan 125 santri Darul Fikri di Ponorogo keracunan dan telah memeriksa 5 saksi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.