Sabtu, 20 Jun 2026 00:17 WIB

Sebuah Rumah di Blitar Hancur Tertimpa Pohon Besar Berusia 20 Tahun

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 19 Nov 2019 12:56 WIB
Rumah Sujiono rata dengan tanah tertimpa pohon besar yang roboh akibat hujan angin di Blitar
Rumah Sujiono rata dengan tanah tertimpa pohon besar yang roboh akibat hujan angin di Blitar

jatimnow.com - Angin kencang membuat sebuah pohon randu berukuran besar roboh dan menimpa rumah milik Sujiono (47), warga Dusun Sidodadi, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Bangunan semi permanen tersebut hancur dan rata dengan tanah hingga membuat Sujiono dan keluarga kehilangan rumah. Kejadian itu terjadi ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (18/11/2019) sore.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Istri dan anak saya tertimpa reruntuhan tapi tidak luka. Pas kejadian saya pas kerja, jadi tidak di rumah," tutur Sujiono, Selasa (19/11/2019).

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, warga setempat sedang kerja bakti membersihkan reruntuhan rumah Sujiono. Pohon randu besar yang menimpa rumah Sujiono, diberkirakan berusia sekitar 20 tahun.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Akibat kejadian ini pula, anak Sujiono terpaksa tidak masuk sekolah. Beberapa buku dan alat sekolahnya basah termasuk berbagai perabotan yang ada di rumah juga ikut rusak.

"Nggak sekolah mas, soalnya bukunya banyak yang basah. Lemari, kursi juga rusak," terangnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Sementara itu, Kapolsek Nglegok AKP Lahuri meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap angin kencang dan hujan deras yang bisa datang sewaktu-waktu.

"Korban jiwa nihil. Kami mengimbau warga untuk waspada. Sekarang sedang musim pancaroba, cuacanya ekstrem. Diawal musim seperti ini, angin kencang sering melanda sehingga diharapkan masyarakat untuk berlindung," tambah Lahuri.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.