Selasa, 16 Jun 2026 02:34 WIB

Seorang Pekerja Proyek Tewas Tenggelam di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 18 Nov 2019 13:39 WIB
Petugas mengidentifikasi pekerja proyek yang tewas tenggelam di Blitar
Petugas mengidentifikasi pekerja proyek yang tewas tenggelam di Blitar

jatimnow.com - Didik Mustakim (30) warga Desa Sumberjo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas saat bekerja di proyek normalisasi Kali Unut, Kecamatan Sutojayan, kabupaten setempat. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat mengeluh sakit perut.

"Korban meninggal saat bekerja di proyek normalisasi sungai dan Jembatan Buk Unut, Sutojayan," ungkap Kasubbag Humas Polres Blitar, AKP Misdi, Senin (18/11/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dari hasil identifikasi dan olah TKP serta keterangan saksi, korban ketika itu ingin memompa air pada sebuah kubangan proyek. Karena posisi pompa dan stop kontak terlalu jauh, salah satu teman korban lalu pergi untuk mengulur kabel.

Saksi kemudian melihat Didik sudah terapung tidak bergerak. Saksi juga sempat memanggil, tapi Didik tak kunjung merespon.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Mengetahui hal tersebut, saksi berteriak meminta tolong kepada para pekerja proyek lainnya untuk mengangkat korban ke atas dan dibawa ke tempat lapang serta dilakukan pertolongan darurat. Namun tetap tidak ada respon, sehingga salah satu saksi lain melapor ke Polsek Lodoyo Timur," ujar Misdi.

Begitu menerima laporan, polisi mengevakuasi janazah Didik ke RSU Aulia untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, Didik sudah dinyatakan meninggal dunia. Dari keterangan petugas medis kepada polisi, Didik tewas karena paru-paru terisi air.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Namun pihak keluarga korban tidak menuntut untuk dilakukan autopsi, dikuatkan dengan surat pernyataan yang ditandatangani orangtua korban. Sehingga korban langsung dibawa keluarga untuk dimakamkan," tutup Misdi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.