Selasa, 16 Jun 2026 19:32 WIB

125 Santri di Ponorogo Diduga Keracunan Ikan Tongkol

Santri Ponpes Darul Fikri menjalani perawatan diduga keracunan makanan
Santri Ponpes Darul Fikri menjalani perawatan diduga keracunan makanan

jatimnow.com - Sebanyak 125 santri Pondok Pesantren Darul Fikri di Desa Bringin, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo keracunan diduga akibat makan tongkol goreng pada Minggu (17/11/2019) malam.

"Ada ratusan santri yang keracunan sejak tadi malam setelah habis Isya sampai pagi tadi," kata Marlan, salah seorang pengurus Ponpes Darul Fikri, Senin (18/11/2019).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Ia menceritakan, awalnya hanya beberapa santri yang keracunan dan mengeluhkan mual dan pusing serta buang air besar berkali-kali. Setelah beberapa lama, ratusan santri lainnya turut mengalami gejala tersebut.

"Pihak pondok membawa 20 santri yang keracunan ke Puskesmas Ngrandu tadi malam dan di Puskesmas Kauman ada 23 santri yang dirawat di sana," ujarnya saat ditemui di Ponpes Darul Fikri.

Sekitar pukul 23.00 Wib, 65 santri juga mengeluhkan mengalami sakit diduga akibat keracunan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Karena Puskesmas Ngrandu dan Puskesmas Kauman penuh, pengurus ponpes membawa santri ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Harjono Ponorogo.

Pada Senin dini hari, ada 14 santri yang juga mengeluhkan hal yang sama dan dibawa ke RSU Aisyah. Dan pada pagi harinya, 3 santri juga mengeluhkan gejala keracuna.

"Yang terakhir kami bawa ke RSUD dr Harjono. Total semua ada 125 santri yang menjalani perawatan di puskesmas dan rumah sakit," terangnya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Ia menduga, penyebab keracunan adalah lauk tongkol yang dimakan oleh para santri. Karena pengakuan pihak pemasak makanan ponpes mengatakan jika ikan tongkol yang dimasak tersebut telah menghitam sebelumnya.

"Tongkolnya sudah menghitam. Itu yang menjadi kecurigaan kami," tandasnya sambil menyebut jika pihak Ponpes Darul Fikri telah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.