Senin, 22 Jun 2026 12:06 WIB

Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Bendungan Cokromenggalan Ponorogo

Mayat pria ditemukan membusuk di Bendungan Cokromenggalan, Ponorogo
Mayat pria ditemukan membusuk di Bendungan Cokromenggalan, Ponorogo

jatimnow.com - Sesosok mayat pria ditemukan di Bendungan Cokromenggalan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo. Mayat itu ditemukan dalam posisi mengapung dan membusuk.

Untuk mengidentifikasi mayat, Polsek Ponorogo Kota mendatangkan Tim Forensik Mabes Polri di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri. Tim tersebut mendatangi RSUD dr Harjono, Sabtu (16/11/2019) dini hari, setelah mayat tersebut dievakuasi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kondisi mayat sudah membusuk, untuk itu kami datangkan Tim Forensik untuk melakukan identifikasi," kata Kanit Reskrim Polsek Ponorogo Kota, Ipda Rosyid Effendy.

Rosyid menambahkan, hasil identifikasi sementara, korban bernama Tri Haryanto (35), warga Kelurahan Mangkujayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

"Keluarganya mengakui, karena ciri-ciri luar dengan tubuh penuh tato," terangnya.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Untuk penyebab kematian korban, Rosyid menyebut masih akan menunggu hasil dari Tim Forensik.

Sementara, Dokter Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Kediri dr Tutik Purwanti menjelaskan, korban sudah mulai mengalami pembusukan tingkat lanjut. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 4 hari sebelum ditemukan.

"Kalau dilihat dari kondisi tadi, sudah (meninggal) sekitar empat hari. Rambutnya sudah mulai lepas, kulit arinya mengelupas," terang dr Tutik.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia menambahkan, untuk pemeriksaan awal tidak ada tanda-tanda kekerasan di luar. Hanya saja, ditemudian lumpur pada area pernafasan.

"Terakhir kami mengambil sampel di lambung, apakah mengandung toxicology. Nah, itu kami serahkan ke penyidik untuk dilajukan uji lab," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.