Sabtu, 20 Jun 2026 03:00 WIB

Musim Pertandingan Sepakbola, Kapolda Imbau Suporter Tak Minum Miras

  • Penulis :
  • | Rabu, 25 Apr 2018 19:24 WIB
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin

jatimnow.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengimbau kepada seluruh suporter sepakbola untuk tidak minum minuman keras (miras). Alasannya, kapolda tak ingin timbul korban jiwa lagi.

Apalagi, banyaknya korban meninggal dunia akibat diduga minum minuman keras (miras) oplosan di berbabagai daerah seperti di Surabaya, Banyuwangi maupun daerah di provinsi lainnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Saya imbau, ini kan musim pertandingan sepakbola. Para suporter tidak minum minuman keras, karena nanti bias merugikan diri sendiri," kata Kapolda di sela-sela acara Press Realease Pemusnahan Barang Bukti Miras di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (25/4/2018).

Di acara tersebut, hadiri pula Wakapolda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo, beberapa pejabat utama, para kasubdit Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim.

Kapolda arek Suroboyo ini menegaskan, akibat minum miras apalagi oplosan, selain bisa menimbulkan kematian juga mengakibatkan orang berbuat kejahatan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Karena miras ini bisa menimbulkan kejahatan lain," ujarnya.

Mengemudi dalam keadaan mabuk setelah minum miras, juga bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain di jalan.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Kalau bawa mobil bisa jatuh, bisa masuk ke got (selokan) atau merugikan orang lain. Kalau mau mati sendiri silahkan. Kalau mengajak orang lain, jangan lah," jelasnya.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.