Senin, 15 Jun 2026 10:55 WIB

Bom di Medan

Polisi Bawa Empat Orang dari Rumah Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri

Foto ledakan bom di Mapolrestabes Medan yang beredar
Foto ledakan bom di Mapolrestabes Medan yang beredar

jatimnow.com - Setelah melakukan penggeledahan di rumah RMN, terduga pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, polisi akhirnya membawa empat orang.

Penggeledahan itu dilakukan polisi di rumah RMN di Jalan Jangka Gang Tentram No 89B, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Sumatera Utara. Polisi membawa tiga perempuan dan seorang laki-laki.

Baca Juga: Napi Teroris Bom Bunuh Diri Gereja di Makassar Dipindah ke Lapas Lamongan

Ketiga orang itu dibawa keluar rumah RMN sekitar pukul 13.30 Wib dengan mengendarai mobil Toyota Innova berwarna silver dengan nomor polisi BK 44 REG.

"Yang satu itu bibinya, yang lainnya kurang tahu juga saya," kata seorang warga.

Beberapa polisi tampak bersiaga di depan rumah terduga RMN, sementara sejumlah petugas lainnya masih melakukan penggeledahan di dalam rumah tersebut. Polisi tidak memperbolehkan wartawan mengambil gambar di dalam rumah.

Baca juga:  

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Mobil, Empat Orang Dilaporkan Tewas

"Kalau mau ambil gambar dari luar saja, ya," kata seorang polisi.

Dalam aksi bom bunuh diri, RMN memaksi atribut pengemudi ojek online. Dia meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan pada pukul 08.45 Wib.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut, pelaku ledakan bom di Polrestabes Medan diduga satu orang. Tim Densus 88 bersama Inafis dan Labfor terus bekerje untuk memastikan identitas pelaku. Salah satunya dengan mengambil sidik jari terduga pelaku.

Baca Juga: Bom Meledak Saat Salat Jumat di Afghanistan, 46 Orang Tewas dan 143 Terluka

"Nanti dengan dengan teknologi yang dimiliki Inafis apabila pelaku ini sidik jarinya berhasil diambil dengan baik dan pelaku ini nanti memiliki e-KTP nanti database ini akan terkoneksi dengan database yang ada di Dukcapil. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, identitas pelaku ini bisa diketahui," papar Dedi.

Dedi juga mengungkapkan, terdapat enam korban yang mengalami luka ringan akibat ledakan tersebut. Keenam korban terdiri dari empat anggota Polri, satu pekerja lepas (PHL) dan satu warga sipil. Sedangkan terduga pelaku dipastikan meninggal dunia karena ledakan bom bunuh diri itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.