Rabu, 10 Jun 2026 12:26 WIB

Napi Teroris Bom Bunuh Diri Gereja di Makassar Dipindah ke Lapas Lamongan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 16 Mar 2023 17:40 WIB
Herman alias Abu Difa, napiter kasus bom bunuh diri gereja katedral di Makassar pada Maret 2021, saat dipindah ke Lapas Lamongan. (foto: Humas Kemenkumham Jatim)
Herman alias Abu Difa, napiter kasus bom bunuh diri gereja katedral di Makassar pada Maret 2021, saat dipindah ke Lapas Lamongan. (foto: Humas Kemenkumham Jatim)

jatimnow.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Lamongan menerima limpahan narapidana kasus terorisme (napiter) dari Rutan Mako Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Napiter yang dilimpahkan itu bernama Herman alias Abu Difa. Ia merupakan terpidana tiga tahun, karena terlibat kasus bom bunuh diri gereja katedral Makassar pada Maret 2021.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kemarin (Rabu, 15/3/2023) sekitar pukul 18.30 WIB, Lapas Lamongan menerima pelimpahan seorang napiter dari Rutan Cikeas," kata Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari, Kamis (16/3/2023).

Imam menjelaskan bahwa pemindahan napiter dari rutan ke lapas merupakan hal yang lumrah. Mengingat Herman telah menerima vonis dari majelis hakim.

"Vonisnya selama 3 tahun hukuman badan di lapas," jelasnya.

Agar Herman bisa memenuhi kriteria penilaian pembinaan, maka harus dipindah ke lapas. Dipilihnya lapas yang dipimpin Mahrus itu merupakan rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Saudara Herman ini sudah masuk kategori hijau, artinya secara sosial sudah mau bergabung dengan yang lain, komunikasi juga baik, dan sudah ikrar ke NKRI juga," ujar Imam.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Sementara itu, Kalapas Lamongan Mahrus menambahkan bahwa tidak ada perlakuan khusus bagi Herman. Dia tetap harus mengikuti SOP yang ada di Lapas Lamongan.

"Herman akan menjalani masa pengenalan lingkungan (mapenaling) terlebih dahulu hingga 14 hari ke depan," katanya.

Selama masa mapenaling itu pula, Herman tidak bisa menerima kunjungan dari keluarga maupun kolega. Dan akan mendapat perhatian dan bimbingan dari petugas lapas.

Baca Juga: Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Disnakeswan Lamongan Sidak Lapak di Pinggir Jalan

"Kesehatan dan keamanannya akan terus kami pantau, dan kami akan bantu agar cepat beradaptasi dengan lingkungan baru di Lamongan," tandas Mahrus.

Diketahui, Herman merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar. Ia ditangkap Densus 88 pada April 2021 di gudang perusahaan kosmetik Makassar, Sulawesi Selatan.

Saat itu, Herman ditangkap bersamaan dengan 55 terduga teroris lainnya. Mereka ditangkap terkait aksi bom bunuh diri di gereja katedral.

 
Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.