Sabtu, 20 Jun 2026 04:37 WIB

Malu Punya Anak Hasil Hubungan Gelap, Seorang Janda Bunuh Bayinya

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang wanita berinisial EM (40), warga Desa Cikancra, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, ditetapkan tersangka oleh polisi atas kasus pembunuhan. EM terbukti membunuh bayi yang baru dilahirkannya dan menguburkan di pekarangan rumah.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo Tarigan mengatakan, perbuatan perempuan beranak dua itu diketahui pada Minggu (10/11/2019).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh seorang warga yang curiga dengan tumpukan tanah di pekarangan rumah EM. Dari tumpukan tanah itu, tercium bau tidak sedap. Warga kemudian membongkar tumpukan tanah yang ditutup batu tersebut.

"Saat dibuka, ditemukan jenazah bayi yang diperkirakan belum lama dilahirkan," terang Siswo, Selasa (12/11/2019).

Menerima laporan itu, Siswo dan timnya langsung begerak ke TKP. Dalam waktu kurang dari 24 jam, mereka menangkap pelaku, pembunuhan dan penguburan mayat bayi itu, yang tidak lain adalah ibunya.

Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa EM membunuhan bayinya karena malu dengan kelahiran anaknya itu. Sebab status EM adalah janda. Sedangkan anaknya itu merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang pria.

"Karena takut ketahuan, dia membunuh anak di luar pernikahan itu," jelasnya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Siswo menambahkan, EM melahirkan anaknya pada Senin (4/11/2019) pagi. Tak lama setelah melahirkan, EM membunuh anaknya karena takut tangisannya terdengar orang.

"Karena siang hari takut ketahuan orang, sore harinya bayinya dikubur. Dari keterangan tersangka, ia mengubur sendiri," tambah Siswo.

Atas perbuatannya, EM dijerat Pasal 80 juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 341 KUHP. Tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.