Jumat, 12 Jun 2026 21:51 WIB

Atraksi Drumband Taruna AAL Pukau Masyarakat Banyuwangi

Aksi Taruna-taruni AAL KRI Bima Suci di Banyuwangi
Aksi Taruna-taruni AAL KRI Bima Suci di Banyuwangi

jatimnow.com – Taruna dan taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci yang tengah sandar di Banyuwangi menggelar kirab kota dan display drumband, Sabtu (9/11/2019) sore.

Aksi kirab kota Drumband Genderang Seruling (GS) Gita Jala Taruna ini dilaksanakan oleh 103 Taruna AAL yang telah berkeliling ke 9 negara bersama KRI Bima Suci.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Di hadapan ribuan warga, mereka menunjukkan kepiwiaian dan kelihaiannya memainkan beragam peralatan musik drumband.

Sembari memainkan alatnya, sejumlah taruna tersebut juga melakukan atraksi yang menarik dan mendebarkan.

Seperti taruna yang memainkan alat bass drum. Mereka meliukkan bass drum-nya mengikuti gerak tubuh mereka.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan atraksi yang mendebarkan. Yakni saat bass drum ditumpuk dan mayoret naik ke atasnya sambil memainkan tongkatnya. Tak pelak, penonton pun langsung bertepuk tangan melihat aksi mendebarkan tersebut.

Tak hanya beraksi di depan Kantor Bupati, Drumband Genderang Seruling (GS) Gita Jala Taruna ini melakukan kirab menuju Pendopo Banyuwangi.

Sepanjang jalan, para taruna-taruni tak henti menampilkan aksi yang sangat atraktif dan menghibur warga yang memadati jalanan Banyuwangi.

Lagu yang dimainkan tak hanya dari Indonesia, namun juga lagu yang tengah viral saat ini, di antaranya Senorita yang dipopulerkan Shawn Mendes ft Camila Cabello.

"Atraksinya keren, lincah, dan menghibur. Apalagi lagu yang dimainkan Senorita, yang sedang digemari anak sekarang. Pokoknya, kagum dengan kegagahan mereka. Besok mau ke KRI Bima Suci untuk menyaksikan kemegahan TNI AL kita," kata Naura Zahra, siswa SMPN 1 Banyuwangi.

Atraksi drum band tersebut disaksikan pula oleh Gubernur AAL, Laksamana Muda Edi Sucipto, Bupati Abdullah Azwar Anas, serta jajaran forpimda Banyuwangi.

Laksamana Muda Edi mengatakan bahwa penampilan GS Gita Jala Taruna ini bagian dari kunjungan KRI Bima Suci di Banyuwangi. Dia berharap penampilan para taruna di hadapan publik Banyuwangi ini bisa menjadi spirit tersendiri bagi warga.

"Semoga sandarnya KRI Bima Suci dan tampilnya drumband dari taruna dan taruni ini bisa memberi hiburan sekaligus memotivasi bagi warga Banyuwangi," kata Laksamana Muda Edi.

Baca Juga: KRI Bima Suci Lanjut Etape 5, Misi Diplomasi Maritim Berlanjut

"Kalau sekarang ada satu taruna asal Banyuwangi yang ikut berkeliling dengan KRI Bima Suci ini, semoga tahun berikutnya bisa tiga atau empat taruna. Semoga hadirnya kami bisa memotivasi warga Banyuwangi untuk masuk AAL, karena kita perlu banyak pemuda yang cinta dan mau menjaga NKRI," imbuhnya.

Laksamana Muda Edi pun memberikan kesempatan bagi warga Banyuwangi untuk menyaksikan langsung KRI Bima Suci yang telah sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi.

"KRI Dewa Suci akan berada di Banyuwangi mulai Sabtu (9/11) hingga Senin (11/11). Bagi masyarakat Banyuwangi yang ingin melihat langsung kami beri kesempatan seluas-luasnya," kata dia.

Singgahnya KRI Bima Suci di Banyuwangi ini pun membawa kesan tersendiri bagi tarunanya.

"Setelah keliling ke 9 negara dan dua daerah di Indonesia, ini adalah salah satu lokasi yang sambutannya begitu meriah dan hangat. Senang bisa hadir di Banyuwangi," ujar Serma Datar (e), Fitria, taruni asal Yogyakarta.

Sementara itu, Bupati Anas menambahkan, ini kesempatan yang yang baik untuk membangkitkan spirit nasionalisme kepada anak muda Banyuwangi.

Baca Juga: Lanjutkan Perjalanan ke Singapura, KRI Bima Suci Tinggalkan Colombo

"Kedatangan taruna dan taruni kami harap bisa membangkitkan spirit nasionalisme anak-anak muda kita," katanya.

Anas pun kembali memotivasi warga, khususnya anak muda.

"Semua punya kesempatan yang sama menjadi prajurit. Buktinya, anak Songgon juga bisa jadi taruna. Tidak boleh minder. Anak Muda Banyuwangi harus optimis," pungkasnya.

Perjalanan KRI Bima Suci yang membawa misi diplomasi dan budaya mulai berangkat dari Surabaya sejak 5 Agustus 2019.

Mereka mengunjungi Filipina, Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Brunai Darussalam, Malaysia, Vietnam, Thailand dan Australia.

Setelah dari Banyuwangi, misi diplomatik bertajuk Kartika Jala Krida 2019 itu, juga akan kembali lagi ke Surabaya tepat hari keseratus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.