Rabu, 17 Jun 2026 00:22 WIB

Dituding Tak Berpihak Pada Pendidikan, Plt Wali Kota Pasuruan Menjawab

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 08 Nov 2019 16:14 WIB
Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat meninjau ambruknya atap SDN Gentong
Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo saat meninjau ambruknya atap SDN Gentong

jatimnow.com - Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo menepis tudingan salah satu pemerhati pendidikan nasional Indra Charismiadji, yang menyatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan hanya menggelontorkan dana 6,61 persen dari APBD untuk pendidikan.

Teno-sapaan akrab Plt Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo itu secara terang-terangan menantang Indra Charismiadji untuk membuktikan statemennya tersebut.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Di sini juga saya menegaskan dan saya minta kepada orang yang membuat statemen, saudara Indra Carismiadji, seorang pemerhati pendidikan nasional. Bahwa pemkot hanya mengalokasikan 6,61 persen dari APBD untuk dunia pendidikan. Tolong buktikan kepada saya selaku pemegang kebijakan, bahwa apa yang anda katakan adalah benar," terang Teno, Jumat (8/11/2019).

Dikatakan Teno, pada tahun 2019 ini, Pemkot Pasuruan mengalokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk dunia pendidikan sebesar 24 persen. Angka tersebut ditegaskan Teno sudah melebihi ketentuan minimal anggaran yaitu 20 persen.

"Minimal anggaran untuk dunia pendidikan adalah 20 persen dan kita sudah melampaui. Tahun 2019 kita 24 persen dan tahun 2018 kita lebih dari 20 persen," ungkapnya.

Baca Juga: AATP Ditarget Rampung Desember, Pj Bupati Pasuruan Promosikan Amphiteater

Kepada para wartawan, Teno berharap Indra Charismiadji yang memiliki kapasitas sebagai pemerhati dunia pendidikan, agar jangan asal berstatemen.

"Sebab, APBD yang digedok oleh Pemkot Pasuruan bersama DPRD tentunya akan mendapatkan evaluasi dan pengesahan dari Gubernur. Sehingga, kalau tidak sesuai dengan prosentasi yang diminimalkan untuk dunia pendidikan, pasti APBD akan ditolak," paparnya.

"Setiap anggaran APBD yang kita ajukan, pasti akan naik ke gubernuran dan pasti mendapatkan evaluasi," tegasnya.

Baca Juga: Mas Adi Mengapresiasi dan Mendukung Lomba Panah Kota Pasuruan

Atas ambruknya atap empat ruang kelas SDN Gentong itu, Teno meminta semua pihak tidak membawanya ke ranah politik.

"Tolong jangan jadikan robohnya SDN Gentong ini sebagai konsumsi muatan politis," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.