Minggu, 21 Jun 2026 12:24 WIB

Cerita Warga Kota Blitar yang Tertipu Penggandaan Uang Rp 700 Juta

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 07 Nov 2019 21:49 WIB
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono menunjukkan potongan kertas polos yang dipakai penipu berkedok penggandaan uang
Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono menunjukkan potongan kertas polos yang dipakai penipu berkedok penggandaan uang

jatimnow.com - Kasus penipuan berkedok penggandaan uang yang dialami oleh H, warga Kota Blitar sedang dalam penyelidikan polisi. Kepada penyidik, H mengaku kehilangan uang Rp 700 juta.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota AKP Heri Sugiono mengatakan, pelaku mengenalkan dirinya dengan nama Abah. Keduanya berkenalan sekitar satu bulan setelah H dikenalkan oleh temannya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Abah dan H kemudian memang sering bertemu. Bahkan dalam pertemuannya, H juga sempat memvideokan obrolannya dengan Abah di sebuah warung kopi. Hingga akhirnya H percaya jika Abah punya kemampuan menggandakan uang.

"Pelaku mengaku bisa menggandakan uang dua kali lipat. Kalau Rp 700 juta, jadinya ya Rp 1,4 miliar," terang Heri, Kamis (7/11/2019).

Baca juga:  Tergiur Penggandaan Uang, Warga Kota Blitar Tertipu Rp 700 Juta

Hingga akhirnya pada Kamis (07/11) pagi, Abah dan korban bertemu dalam sebuah hotel di pusat Kota Blitar. Korban kemudian menyerah uang tunai Rp 700 juta kepada Abah.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

"Kamar yang dipakai untuk keperluan ritual adalah kamar 310 dan 308," ungkap Heri.

Keduanya masuk ke kamar 310, begitu pula dengan uang tunai Rp 700 juta. Beberapa saat berselang, H dan Abah keluar menuju kamar 308. Saat berada di dalam kamar itu, ada orang lain yang masuk ke kamar 310 yang tak lama kemudian keluar membawa semacam bungkusan.

"Kuat dugaan pelaku lebih dari satu orang. Bisa jadi komplotan," ujarnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Heri dan timnya masih menggali keterangan H untuk mengetahui bagaimana uang tersebut berganti tumpukan potongan kertas polos. Sebab setelah H membuka bungkusan di dalam salah satu kamar, pelaku kemudian melarikan diri.

"Tim kami sedang melakukan pengejaran," tegasnya.

Dalam kasus itu, selain mengamankan tumpukan kertas polos berukuran seperti uang kertas, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa seperangkat alat ritual.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.