Jumat, 19 Jun 2026 22:53 WIB

Atap Ruang Kelas di SDN 3 Balong Ponorogo ini Nyaris Ambrol

Atap ruang kelas 3 SDN 3 Balong, Ponorogo disanggah dengan bambu agar tidak ambrol
Atap ruang kelas 3 SDN 3 Balong, Ponorogo disanggah dengan bambu agar tidak ambrol

jatimnow.com - Sudah satu bulan terakhir, 20 siswa kelas 3 SDN 3 Balong, Ponorogo harus menumpang belajar di ruang kesenian. Atap ruang kelas 3 itu rapuh dan nyaris ambrol.

Pantauan jatimnow.com di lokasi, ruang kelas 3 itu sudah dikosongkan. Hanya saja, beberapa alat kesenian seperti gamelan masih berjajar rapi di lantai. Untuk menyangga atap kelas, pihak sekolah memasang beberapa bambu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Sejak September (2019) lalu, siswa kelas 3 kami berpindah ke ruang kesenian," kata Kepala SDN 3 Balong, Kariminanto, Kamis (7/11/2019).

Kariminanto menambahkan, rapuhnya atap ruang kelas 3 itu ditandai pada bulan September 2019.

"Kami terpaksa menjebol plafonnya untuk melihat kondisi rangka atap. Ternyata memang banyak kayu yang keropos," jelasnya.

Awalnya, kegiatan belajar mengajar siswa kelas 3 dipindahkan ke ruang perpustakaan. Karena tidak cukup, akhirnya ruang kesenian yang dipilih.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Kariminanto yang menahkodai SDN 3 Balong dalam tiga tahun terkahir ini mengaku, informasi yang ia dapat, atap ruang kelas 3 itu terakhir diperbaiki pada tahun 1998 atau 1999.

"Dulu, katanya bangunan atapnya asbes, diganti dengan kerangka kayu," jelasnya.

Dari informasi yang didapatnya, yang terakhir diperbaiki adalah bagian genteng dan lantai, sekitar tahun 2015.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Yang ketahuan rapuh baru satu kelas. Untuk lainnya masih belum tahu," tambah Kariminanto.

Rapuhnya atap kelas 3 di SDN Balong itu sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo pada September 2019. Atas laporan itu, ia menyebut bahwa Dindik Ponorogo akan segera menindaklanjuti.

"Kami berharap segera ada tindakan dari dinas terkait," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.