Selasa, 16 Jun 2026 17:27 WIB

Ambruknya Atap SDN, Ini Upaya Para Kepala Sekolah di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 06 Nov 2019 16:23 WIB
Para kepala sekolah di Pasuruan mendatangi siswa SDN Gentong di rumah masing-masing
Para kepala sekolah di Pasuruan mendatangi siswa SDN Gentong di rumah masing-masing

jatimnow.com - Puluhan kepala sekolah dari SD dan SMP di Kota Pasuruan berkumpul di SDN Gentong pasca ambruknya atap kelas.

Mereka bersama-sama mendata siswa kelas IIA, IIB, VA, VB. Setelah mendata, para kepala sekolah tersebut kemudian membagi menjadi 4 kelompok untuk mendatangi rumah 135 siswa SDN Gentong.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

"Ada 65 kepala sekolah dari SD Negeri dan Swasta serta 28 kepala sekolah SMP. Mereka mendatangi satu persatu rumah siswa yang jadi korban," kata Kabid Tenaga Pendidik, Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Amin Ja'far, Rabu (6/11/2019).

Menurutnya, tujuan tersebut dilakukan sebagai upaya para kepala sekolah untuk menyemangati para siswa SDN Gentong yang mengalami insiden atap ambruk agar tetap bersekolah.

"Secara berkelompok, para kepala sekolah ini akan memantau psikologi siswa kelas IIA, IIB, VA, VB di setiap rumah. Selain itu, mereka akan memberikan motivasi agar tetap semangat sekolah kembali," ungkapnya.

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Hasil kunjungan ini nantinya akan kita laporkan ke pimpinan sebagai bahan untuk trauma healing dan trauma konseling saat siswa masuk kembali," tambahnya.

Atap bangunan kelas II B, II A, V B, V A, SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk dan menimpa guru dan murid yang sedang beraktifitas di dalam kelas sekitar pukul 08.15 Wib, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Atap Kelas SDN Curah Nongko 3 Jember Ambruk, Siswa Belajar di Ruang Mirip Gudang

Ambruknya atap sekolah ini menyebabkan dua orang tewas yaitu Irza Almira (8), murid kelas 2B asal Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo dan seorang guru yang saat itu berada di kelas 5A, Sevina Arsy Wijaya (19), warga Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Selain menyebabkan dua korban tewas, kejadian ini juga mengakibatkan 11 murid SDN Gentong Kota Pasuruan mengalami luka-luka dan 2 siswa diantaranya mengalami patah tulang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.