Rabu, 17 Jun 2026 20:26 WIB

Atap SDN Gentong Kota Pasuruan Ambruk, Ruang Belajar Direlokasi

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 06 Nov 2019 13:26 WIB
Ruangan guru SDN Gentong yang akan dijadikan ruang kelas bagi siswa
Ruangan guru SDN Gentong yang akan dijadikan ruang kelas bagi siswa

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pasuruan memastikan jika proses belajar mengajar di SDN Gentong tidak mengalami masalah pasca ambruknya empat ruang kelas di sekolah tersebut.

Bagi siswa kelas IIA, IIB, VA dan VB yang atap ruangan kelasnya ambruk akan tetap mendapatkan pelajaran.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Baca juga:  

Kabid Tenaga Pendidik Kota Pasuruan, Amin Ja'far mengatakan untuk menjamin proses belajar mengajar kondusif para siswa dipastikan tidak belajar di dalam tenda.

"Setelah kami berbicara dengan pimpinan SDN Gentong, ada 3 ruangan yang bisa difungsikan untuk merelokasi kegiatan belajar mengajar para siswa. Jadi tidak di tenda besar yang dipasang di halaman tengah sekolahan ini," katanya, Rabu (6/11/2019).

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

Ketiga ruangan yang akan difungsikan nantinya yaitu satu kelas yang berada di deretan ruangan sisi selatan dan 2 ruangan yang berada di sisi utara, salah satunya yakni ruang Guru.

"Salah satu ruang yang difungsikan untuk belajar siswa adalah ruang guru. Kami memastikan, jika proses belajar mengajar akan diselenggarakan agar siswa tetap bisa maksimal belajarnya," tandasnya.

Atap bangunan kelas II B, II A, V B, V A, SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk dan menimpa guru dan murid yang sedang beraktifitas di dalam kelas sekitar pukul 08.15 Wib, Selasa (5/11/2019).

Baca Juga: Atap Kelas SDN Curah Nongko 3 Jember Ambruk, Siswa Belajar di Ruang Mirip Gudang

Ambruknya atap sekolah ini menyebabkan dua orang tewas yaitu Irza Almira (8), murid kelas 2B asal Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo dan seorang guru yang saat itu berada di kelas 5A, Sevina Arsy Wijaya (19), warga Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Selain menyebabkan dua korban tewas, kejadian ini juga mengakibatkan 11 murid SDN Gentong Kota Pasuruan mengalami luka-luka dan 2 siswa diantaranya mengalami patah tulang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.