Kamis, 18 Jun 2026 15:34 WIB

KRI Teluk Ende Dikira Milik Amerika, Humas Pemprov Jatim Meluruskan

Foto-foto: instagram @khofifah.ip
Foto-foto: instagram @khofifah.ip

jatimnow.com - KRI 517 Teluk Ende yang mengangkut bantuan air bersih ke Madura sempat dikira kapal milik Amerika oleh netizen.

Berawal dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menginformasikan peristiwa pemberangkatan bantuan ke Pulau Sapudi, Sumenep.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Foto kapal perang yang diunggahnya di Instagram pada Selasa (5/11/2019) pagi itu dipertanyakan netizen karena berbendera dikira Bendera Amerika. Akun @nulhakim21 mempertanyakan KRI 517 Teluk Ende tersebut.

"Itu kapal Amerika ya Bu?" tanya @nulhakim21 dalam kolom komentar unggahan @khofifah.ip.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jatim, Aries Agung Paewai langsung menberikan klarifikasi.

Melalui akun pribadinya @ariesagungpaewai, ia menjelaskan ke
@nulhakim21.

"Bukan kapal Amerika tapi kapal kebanggaan kita KRI 517 milik TNI AL.

Bendera yang dipasang adalah Gula Kelapa adalah sebutan bagi bendera kerajaan Majapahit.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Bendera ini bercorak 5 garis merah dan 4 putih horizontal yang sama lebar, bermula dengan garis merah dan berakhir dengan garis merah yang melambangkan wilayah Nusantara dalam Sumpah Amukti Palapa.

Sampai sekarang bendera ini dikibarkan oleh TNI-AL dalam Kapal Republik Indonesia (KRI) sebagai bendera maritim, dengan nama panji "Ular-Ular Tempur."

Dalam unggahaannya itu, Gubernur Khofifah menyampaian sejumlah foto dan merangkan sebagai berikut:

"Warganet yang budiman. Pagi ini saya bersama Pangkoarmada II, Danlatamal serta Ketua DPRD Jatim bergerak ke pulau Sepudi. Beberapa pulau di Sumenep masih kekeringan.

Sejak Minggu, 3 Nov 2019 telah diberangkatkan oleh Pangamarda II Surabaya 1 unit KRI Teluk Ende yang mengangkut 500.000 liter air bersih menuju Pulau Sapudi dalam rangka distribusi air bersih.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Cukup banyak personilnya. Crew Kapal 100 org; BPBD dan relawan Tagana Jatim, Diperkuat peralatan dan logistik;

1 unit Mobil rescue BPBD; 2 unit mobil tangki BPBD; 1 Unit alkon ; 1 unit Genset ; 6000 jerigen dan 300 terpal. Tim berangkat bersama dengan KRI Teluk Ende milik angkatan laut.

Menyusul 2 unit Kapal Tug Boat berisi air bersih sebanyak 250.000 liter air bersih. Alhamdulillah selasa, 5 Nov 2019, pukul 02.00 WIB semua personil, kapal, peralatan dan logistik sudah berada di Pulau Sapudi.

Terima kasih pak KSAL yang telah memberi izin pinjam kapal. Semoga besar manfaatnya. Amiin.'

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.