Senin, 15 Jun 2026 05:21 WIB

Reka Ulang, Pembunuh Driver Go-Car asal Surabaya Peragakan 21 Adegan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Sabtu, 02 Nov 2019 14:34 WIB
Pelaku pembunuh driver Go-Car lakukan rekonstruksi pembunuhan
Pelaku pembunuh driver Go-Car lakukan rekonstruksi pembunuhan

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan melakukan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan atas korban Rusdianto (41), seorang driver Go-Car Surabaya yang mayatnya dibuang di Tol Pandaan-Malang oleh Gianto (36), warga Babatan Gg 1, Kecamatan Wiyung, Surabaya.

"Ada 21 adegan yang diperankan pelaku dalam perkara pembunuhan ini. Semuanya kita lakukan di Polres Pasuruan," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adrian Wimbarda, Sabtu (2/11/2019).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Baca juga:  

Dari hasil reka ulang yang dilakukan sesuai berita acara pemeriksaan (BAP) diketahui jika pelaku melakukan pembunuhan itu sendirian.

"Fakta-fakta yang dapati dari BAP, pelaku merencanakan pembunuhan ini secara spontan. Yakni saat ia ditagih hutang melalui telpon dan kebetulan saat itu pelaku sedang memakai jasa Go-Car korban," ujarnya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Dari reka ulang ini, di adegan ke-7 sampai 13, pelaku yang mencari alat untuk membunuh korban menemukan seutas tali tampar (tambang) yang tersangkut di tanaman. Dari situlah pelaku menunggu korban lengah dan menjeratnya hingga lemas.

Setelah itu, barulah pelaku mengambil alih kemudi dan melajukan mobil korban. Diduga korban tewas saat di perjalanan karena tidak bisa bernafas.

"Pelaku melakukan pembunuhan ini tidak direncanakan sebelumnya. Hingga sampai saat ini pelaku masih mengakui melakukan pembunuhan ini sendirian," tukasnya.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

Penasehan Hukum (PH) Gianto, Elisa Andarwati mengatakan jika rekonstruksi yang telah dilakukan telah sesuai dengan BAP.

"Apa yang diperagakan pelaku dalam rekonstruksi pembunuhan ini telah sesuai dengan BAP saat pelaku saya dampingi pemeriksaannya," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.